Cara Ringgo Agus Rahman Bangun Kedekatan dengan Keluarga, Pilih Aktivitas Luar Ruangan
Willem Jonata April 27, 2026 10:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Aktor Ringgo Agus Rahman dikenal bukan hanya lewat perannya di film, tetapi juga sebagai sosok yang dekat dengan keluarga.

Bagi pria berusia 43 tahun ini, membangun kedekatan dengan anak bukan dari kegiatan mewah tapi dari hal sederhana yang dilakukan bersama secara konsisten.

“Bonding itu penting banget, apalagi ada hal yang mau kami tularkan ke anak Bjorka Dieter Morscheck dan Mars. Dimulai dari yang sederhana tapi positif,” ujarnya disela kegiatan olahraga keluarga yang digelar di Jakarta Selatan.

1. Manfaatkan Aktivitas Outdoor

Ringgo dan istrinya Sabai Dieter terbiasa mengajak anak-anak menikmati kegiatan di luar rumah. Mulai dari lari pagi, bermain di taman, hingga liburan ke alam seperti pantai atau trekking.

Baca juga: Ringgo Agus Rahman Kenang Pertemuan Terakhir dengan Vidi Aldiano, Ungkap Kondisi Terkini Sheila Dara

Paparan sinar matahari bukan hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga menjadi sarana kebersamaan keluarga.

“Kita suka di luar, sayang banget kalau nggak manfaatin matahari. Itu kan sumber vitamin D juga,” katanya.

2. Prioritaskan Waktu Keluarga

Di tengah kesibukannya di dunia keartisan, Ringgo  sengaja membatasi pekerjaan dan memilih hanya mengambil satu hingga dua proyek film dalam setahun agar tetap punya waktu untuk keluarga.

Baginya, karier terus berjalan, tetapi kedekatan dengan keluarga tetap diutamakan.

“Saya masih pengen jadi orang tua yang nemenin anak. Kalau harus kehilangan banyak waktu, saya nggak mau,” ungkapnya.

3. Ikuti Minat Anak

Dalam membangun bonding, Ringgo juga memberi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan minat masing-masing.

Anak pertamanya Bjorka menekuni basket dengan cukup serius dan kini mulai mengikuti kejuaraan daerah  sementara yang anak kedua Mars, mulai mencoba olahraga seperti padel.

4. Jadikan Liburan sebagai Momen Kebersamaan

Ringgo menyebut, libur bersama keluarga jadi momen mempererat hubungan keluarga setelah semua anggota keluarga memiliki kesibukan.

“Kalau lagi sama-sama libur, itu penting banget buat bonding,” katanya.

5. Tidak Memaksa Anak

Dibandingkan memaksa anak, ia memilih mengenalkan gaya hidup aktif dengan cara yang menyenangkan. Aktivitas fisik dikemas sebagai permainan atau kegiatan santai agar anak-anak tidak merasa terbebani.

Ia  menekankan, olahraga bagi dirinya bukan soal target fisik.

“Buat kami, olahraga itu bukan tentang performa, tapi soal kebersamaan,” ujarnya.

Salah satu kegiatan yang diikuti Ringgo  dan keluarga adalah kegiatan Running Coaching Clinic yang berkolaborasi dengan On. Acara berlangsung di Urban Forest Cipete pada Minggu (26/4), yang menghadirkan sesi pemanasan, teknik dasar lari, hingga fun run yang melibatkan orang tua dan anak.

Bagi Ringgo, pengalaman seperti ini menjadi cara efektif mengenalkan olahraga sejak dini tanpa tekanan.

Kebugaran bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang kualitas waktu yang dihabiskan bersama keluarga.

“Anak-anak jadi tahu bahwa hidup aktif itu menyenangkan, bukan kewajiban,” tambahnya.

Perwakilan penyelenggara PT Multitrend Indo Tbk melalui Wilio, Kartika Tirta Putri, menyebut kegiatan ini dirancang sebagai ruang bagi keluarga untuk berolahraga bersama dalam suasana yang santai dan menyenangkan.

“Kami ingin menghadirkan ruang di mana anak-anak dan orang tua dapat bergerak bersama, belajar, dan menikmati aktivitas olahraga secara positif yang melibatkan komunitas, expert collaboration,” ujar Kartika.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.