Warga Sebut Kejadian Bocah Tenggelam di Sungai Cisadane Bogor Banyak Orang Luar, Ini Alasannya
khairunnisa April 27, 2026 11:04 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Warga Empang, Kota Bogor yang tinggal di sekitaran Bendung Cisadane mengakui sudah berkali-kali menemukan mayat hanyut di Sungai Cisadane.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Bendung Cisadane Empang dialiri Sungai Cisadane yang cukup besar.

Bendung yang berdiri hingga kini dibangun sejak era kolonial Belanda.

Kesan angker menurut warga terasa di kawasan Bendung Cisadane karena banyak korban.

Hal ini diakui salah satu warga setempat, Pak Boyan (67).

"Dulu sih angker, dulu mah di sini kayak setahun sekali ada anak yang hanyut istilahnya," kata Boyan kepada TribunnewsBogor.com, Senin (27/4/2026).

"Dulu, tapi pas kesini-sininya mah alhamdulillah," imbuhnya.

Baca juga: Cerita Kampung Nusa Pulo Empang Kota Bogor Dulu Sempat Jadi Tempat Pelarian Para Kriminal

Korban-korban hanyut sejak dulu ini, kata dia, kebanyakan anak warga dari luar, bukan anak dari warga sekitar.

Entah mereka tenggelam di area hulu atau pun di sekitar bendungan, itu pernah terjadi.

"Di sana (hulu) ada, di sini juga ada (orang tenggelam), terutama orang luar, kan banyak orang luar, kalau orang kampung mah jarang," kata Boyan.

Dia tak begitu paham pasti kenapa lebih banyak orang luar yang kena musibah.

Namun sepengalaman dia sejak kecil, anak-anak sekitar kerap tegur orang tua karena 'Pamali.'

"Saya juga dulu waktu kecil juga berenang di sungai, loncat-loncatan, papalidan (main hanyut-hanyutan)," katanya.

Namun di saat yang sama, kerap ada orang tua sekitar yang menegur dan melarang.

Larangan itu disertai hal-hal atau cerita-cerita berbau mistis.

"Dulu orang bilang, 'jangan ke situ !, nanti diminta (tumbal)'," terangnya.

Akhirnya banyak anak-anak sekitar Cisadane menurut karena takut.

Sementara anak pendatang atau bukan warga sekitar menurutnya sulit diberi tahu.

"Sulit juga dikasih tahu, mereka belum merasakan, gak tahu di sini keadaannya bagaimana," ungkapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.