Jakarta (ANTARA) - Kebiasaan menggulir layar media sosial secara berlebihan atau doomscrolling kian menjadi perhatian karena dinilai dapat mengganggu kesehatan mental, kualitas tidur, hingga kemampuan fokus seseorang.

Istilah doomscrolling merujuk pada kebiasaan menghabiskan waktu terlalu lama melihat berbagai konten di media sosial, mulai dari berita negatif, gosip selebritas, hingga video singkat yang terus muncul mengikuti algoritma platform.

Dilansir dari Tech Crunch pada Senin, survei dari Payless Power pada tahun lalu menunjukkan sekitar 64 persen warga Amerika Serikat mengaku memiliki kebiasaan doomscrolling.

Sejumlah peneliti menyebut aktivitas itu dapat menyebabkan kelelahan otak, menurunkan konsentrasi, serta memicu rasa cemas dan kelelahan emosional, terutama jika konten yang dikonsumsi didominasi informasi negatif.

Meski sulit dihentikan, sejumlah aplikasi dapat menjadi alternatif kegiatan yang lebih bermanfaat saat menggunakan ponsel sekaligus mengurangi kebiasaan doomscrolling. Berikut beberapa di antaranya:

Dudel Draw

Aplikasi ini menawarkan aktivitas kreatif berupa tantangan menggambar sederhana. Pengguna akan diberi bentuk acak yang kemudian dikembangkan menjadi gambar sesuai imajinasi.

Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna membandingkan hasil karya dengan teman sehingga bisa menjadi aktivitas sosial yang lebih positif. Aplikasi ini tersedia gratis untuk perangkat iOS.

Radio Garden

Bagi pengguna yang ingin tetap terhubung dengan dunia tanpa membuka media sosial, Radio Garden menyediakan akses ke lebih dari 25 ribu stasiun radio langsung dari berbagai negara.

Pengguna cukup memilih titik lokasi pada peta digital untuk mendengarkan siaran radio dari kota atau negara tertentu. Aplikasi ini tersedia gratis untuk perangkat iOS dan Android, namun apabila ingin menikmati layanan tanpa iklan pengguna perlu membeli layanan berlangganan dengan harga 2,99 dolar AS atau Rp51 ribu per bulan.

Elevate

Elevate merupakan aplikasi pelatihan otak yang dirancang untuk membantu meningkatkan fokus, daya ingat, kemampuan membaca, dan keterampilan matematika.

Aplikasi ini memiliki lebih dari 40 permainan singkat yang menantang kemampuan kognitif pengguna dalam aktivitas sehari-hari mulai dari membaca cepat hingga membandingkan harga secara lebih efektif. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat iOS dan Android.

Pengguna akan bisa memainkan tiga permainan gratis per hari atau membeli layanan berlangganan 39,99 dolar AS atau Rp688 ribu per tahun untuk akses permainan tidak terbatas.

Vocabulary

Aplikasi ini cocok bagi pengguna yang ingin menambah kosakata baru setiap hari. Pengguna dapat memilih tingkat kesulitan dan kategori kata sesuai minat, seperti bisnis, emosi, atau tubuh manusia.

Setiap kata dilengkapi arti, contoh kalimat, serta panduan pengucapan. Aplikasi ini juga dilengkapi permainan sederhana untuk membantu mengingat kembali kata-kata yang telah dipelajari.

Pengguna dapat menetapkan target jumlah kata yang ingin dipelajari setiap pekan serta mengatur jadwal belajar secara teratur. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat iOS dan Android.

Seterra

Seterra menjadi pilihan aplikasi yang cocok bagi pencinta geografi. Aplikasi ini menghadirkan lebih dari 300 kuis interaktif tentang peta dunia, bendera negara, samudra, pegunungan, hingga gunung berapi.

Pengguna juga dapat memantau perkembangan skor dan peringkat. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat iOS dan Android.

NYT Games

Aplikasi permainan dari The New York Times ini menyediakan beragam permainan kata, angka, dan logika yang diperbarui setiap hari.

Beberapa permainan populer di dalamnya antara lain Wordle, Crossword, Connections, dan Spelling Bee. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat iOS dan Android.

Pengguna dapat berlangganan dengan harga 5,99 dolar AS atau setara Rp103 ribu per bulan untuk akses tanpa batas. Namun, beberapa gim seperti Wordle, Strands, dan Mini Crossword tetap dapat dimainkan secara gratis.

Drops

Bagi pengguna yang ingin belajar bahasa asing, Drops menawarkan pembelajaran kosakata melalui permainan visual singkat. Aplikasi ini mendukung lebih dari 45 bahasa dengan sesi belajar sekitar lima menit per hari.

Drops cocok untuk pengguna pemula maupun tingkat lanjut yang ingin menambah kosakata bahasa asing.

Versi gratis aplikasi ini menyediakan pelajaran selama lima menit per hari. Pengguna dapat memperoleh akses tanpa batas dan fitur premium dengan biaya sekitar 11,99 dolar AS (Rp206 ribu) per bulan atau 79,99 dolar AS (Rp1,3 juta) per tahun. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat iOS dan Android.