Kenangan Keluarga kepada Mendiang Melly Pandean: 'Menyanyilah dengan Malaikat di Surga'
Frandi Piring April 28, 2026 12:22 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - MINUT - Insan seni dunia tarik suara dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), lebih khusus kabupaten Minahasa Utara (Minut), Melly Pandean kini berpulang.

Almarhumah menghembuskan nafas terakhir di RSUP Prof Kandou Malalayang Manado, tadi siang sekitar pukul 11.37 Wita, Senin (27/4/2026).

Melly Pandean yang merupakan penyanyi wanita senior yang populer lewat lagu dengan lirik bahasa Indonesia dialek Manado ini meninggal dunia pada usia 71 tahun.

Berdasarkan informasi dari keluarga, jenazah Melly Pandean disemayamkan di rumah duka, kompleks Aertuang, Kelurahan Airmadidi Bawah, Kecamatan Airmadidi, Minut.

Kepergian pelantun lagu-lagu Manado berjudul "Si Towo Si Putar Bale, Apitoria, Geef Mij Maar Nasi Goreng, Balada Pelaut, Miara si Luri" ini, meninggalkan duka mendalam bagi para fansnya tak terkecuali sanak keluarga.

Seperti yang dirasakan Lona Pandean, sepupu mendiang Melly Pandean, menyampaikan kenangan terakhir dengan almarhumah di status media sosial (medsos).

Dalam statusnya, Lona mengawali dengan kata Ad Vitam Aerternam.

Kalimat itu adalah frasa Latin yang berarti "untuk kehidupan kekal" atau "selama-lamanya.

Sering digunakan dalam konteks keagamaan (khususnya Katolik) untuk merujuk pada kehidupan setelah kematian atau beristirahat dalam damai, serta kerap muncul dalam kutipan atau lagu yang bertemakan keabadian.

Dalam status tersebut, keluarga mendiang Melly Pandean mengisahkan pertemuan terakhir di hari Sabtu, akhir pekan.

Pada momen itu, mendiang Melly tengah tidur nyenyak dan mata berkaca-kaca.

Sebelum meninggal, Melly tengah berjuang dan berusaha untuk sembuh dari sakit.

Diakhir ungkapannya, Lona menulis sosok Melly kini sudah sembuh dari sakit, waktu Tuhan yang terbaik.

Tidur tenang, tidur senang, menyanyi dengan para malaikat di surga.

Diwawancara Jurnalis Tribun Manado, di mata Lona Pandean, sosok mendiang Melly Pandean adalah saudara pambae (orang baik).

"Pangbainga (Mengingat) keluarga, sayang s'kali depe (dia punya) suami, anak, cucu. kakak-adik, keluarga besar, tetangga dan lainnya," ujar Lona Pandean saudara mendiang Melly Pandean, Senin (27/4/2026).

Sosok mendiang Melly dikenal banyak orang dan kesannya baik dengan orang.

"Sebagai saudara, paling berkesan dari sosok kakak Melly, orangnya suka balawak. Meski dalam keadaan sakit tetap menghibur," kenangnya. (Crz)

Baca juga: Warga Sulut Ramai Sampaikan Dukacita Wafatnya Melly Pandean, Lagu-lagu Lamanya Diputar Kembali

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.