Arema FC Vs Persebaya Tanpa Suporter, Gustavo Franca Siap Berjuang untuk Aremania
Dyan Rekohadi April 28, 2026 12:05 AM

 

Laporan : Rifky Edgar

SURYA.CO.ID, MALANG - Gelandang Arema FC, Gustavo Franca merasa kehilangan ketika pertandingan Arema FC Vs Persebaya besok, Selasa (28/4/2026) diputuskan digelar tanpa penonton.

Franca akan kehilangan dukungan moral dari Aremania yang sebelumnya ia rasakan sangat membantu di laga Arema FC saat melawan Persib Bandung.

Di laga besok melawan Persebaya, Arema FC bukan hanya akan bertanding di luar kandang sendiri dalam laga berstatus laga kandang, tapi juga tak akan mendapat dukungan langsung dari suporter, Aremania.

Pertandingan Arema FC Vs Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali.

Baca juga: Arema FC Vs Persebaya, Bernardo Tavares Sebut Timnya Akan Berjuang Maksimal demi Bonek

 

Pengaruh Signifikan Kehadiran Suporter 

Franca mengakui, bahwa kehadiran suporter memiliki pengaruh signifikan terhadap performa tim di lapangan.

Adanya suporter dapat memberikan energi ekstra bagi para pemain di atas lapangan.

"Tentu saja kami menginginkan dukungan dari para penggemar kami (Aremania) seperti saat melawan Persib, yang sangat membantu kami. Kehadiran mereka akan sangat penting," katanya Senin (27/4/2026).

Meski tanpa kehadiran penonton, Franca menegaskan bahwa Arema FC tetap profesional dalam menyikapi situasi ini.

Ia memastikan bahwa absennya suporter tidak akan mengendurkan semangat juang tim dalam memburu kemenangan.

"Kami memahami dan menghormati keputusan itu. Dan bahkan jika Aremania tidak ada di sana, kami akan berlari, berjuang, dan mengupayakan tiga poin untuk mereka dan untuk Arema," tegasnya.

Baca juga: Clean Sheet Arema FC jadi Tantangan Pelatih Persebaya untuk Bisa Bawa Pulang 3 Poin

 

Duel Penting Dua Tim Jatim


Secara klasemen, duel ini juga menjadi sangat krusial bagi kedua tim. 

Arema FC masih berupaya merangkak naik dan memperbaiki posisi mereka di papan tengah klasemen sementara. 

Sementara Persebaya Surabaya berada di peringkat enam besar dengan kondisi yang relatif lebih stabil. 

Tim berjuluk Bajul Ijo tersebut mampu menjaga performa mereka menjelang akhir musim ini.

Situasi ini membuat Arema FC harus bekerja ekstra keras untuk meredam kekuatan rival abadinya tersebut.

Franca pun menyadari betul bahwa Derbi Jatim bukan sekadar pertandingan biasa. 

Rivalitas panjang, tekanan tinggi, hingga sejarah pertemuan kedua tim menjadikan laga ini sarat emosi dan penuh determinasi.

"Kami sudah siap, kami tahu pentingnya derbi ini, segala sesuatu yang menyertainya, dan apa yang telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Jadi kami sangat siap untuk pertandingan ini," tandasnya

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.