SURYA.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan besar dalam susunan Kabinet Merah Putih.
Pada Senin (27/4/2026), sebanyak enam pejabat baru resmi dilantik di Istana Negara untuk mengisi posisi menteri, kepala badan, hingga penasihat khusus.
Selain profil profesional mereka, rincian harta kekayaan para pejabat ini menjadi sorotan publik.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari KPK, terdapat perbedaan nilai aset yang cukup mencolok di antara keenam tokoh tersebut.
Siapa yang terkaya dan bagaimana rinciannya? Simak daftar lengkapnya berikut ini:
Muhammad Qodari menempati posisi teratas sebagai pejabat paling tajir yang dilantik hari ini.
Total kekayaannya mencapai Rp261.937.383.652.
Tanah & Bangunan: Rp182,7 miliar
Kas & Setara Kas: Rp70,7 miliar
Kendaraan: Rp933 juta
Lainnya: Surat berharga dan harta bergerak senilai miliaran rupiah
Hasan Nasbi berada di urutan kedua dengan total kekayaan sebesar Rp40.439.501.799.
Tanah & Bangunan: Rp15 miliar
Kendaraan: Rp8,6 miliar (koleksi kendaraan yang cukup signifikan)
Kas & Setara Kas: Rp12,7 miliar
Politisi senior yang kini memimpin Badan Karantina ini melaporkan total harta kekayaan senilai Rp16.194.120.023.
Mayoritas kekayaannya tersimpan dalam bentuk properti (tanah dan bangunan) yang bernilai Rp14,2 miliar.
Mantan KSAD, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, kini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Dia memiliki harta kekayaan senilai Rp13.327.295.131, yang meliputi aset properti senilai Rp8,8 miliar dan kas Rp1,8 miliar.
Hanif Faisol, yang dipercaya mengurusi sektor pangan, memiliki total kekayaan sebesar Rp4.192.000.000.
Sebagian besar hartanya berupa tanah dan bangunan senilai Rp4 miliar.
Nama Jumhur Hidayat menjadi yang paling unik dalam daftar ini.
Berdasarkan LHKPN terakhir yang dilaporkan pada 2014, ia tercatat memiliki utang yang lebih besar dari asetnya, sehingga total hartanya minus Rp3.371.509.761.
Namun, pada laporan tahun 2007, ia pernah memiliki kekayaan sebesar Rp2,2 miliar.
Baca juga: Profil Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup yang Baru Dilantik Prabowo, Diantar Rocky Gerung
Mohammad Jumhur Hidayat: Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Lingkungan Hidup
Hanif Faisol Nurofiq: Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan
Dudung Abdurachman: Kepala Staf Kepresidenan
Muhammad Qodari: Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Hasan Nasbi: Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi
Abdul Kadir Karding: Kepala Badan Karantina RI
LHKPN merupakan instrumen wajib bagi setiap penyelenggara negara sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
Laporan ini mencakup seluruh kepemilikan aset mulai dari tanah, alat transportasi, surat berharga, hingga piutang.
Dengan pelantikan ini, publik berharap para pejabat baru dapat menjalankan amanah dengan integritas tinggi, sejalan dengan semangat pencegahan korupsi yang dikawal oleh KPK.