Perajin perak Kotagede bertahan di tengah lesunya ekspor dan kenaikan harga bahan baku
GH News April 28, 2026 09:09 AM
Yogyakarta (ANTARA) - Kawasan Kotagede di Kota Yogyakarta, terkenal dengan kerajinan peraknya yang indah untuk pasar ekspor maupun dalam negeri. Namun, dalam beberapa bulan terakhir situasi geopolitik global mulai berpengaruh pada lesunya permintaan ekspor kerajinan perak Kotagede dari sejumlah negara. Kondisi tersebut turut memicu kenaikan harga bahan baku perak secara signifikan.
Kenaikan harga jual juga berdampak pada daya beli konsumen. Kendati demikian, sejumlah perajin di Kotagede tetap berupaya memproduksi kerajinan perak di tengah tantangan harga perak yang meningkat.
Foto yang diabadikan pada 25 April 2026 ini menunjukkan seorang perajin memeriksa detail cincin berbahan perak di sebuah pusat industri perak di Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Xinhua/Agung Supriyanto
Foto yang diabadikan pada 25 April 2026 ini menunjukkan seorang perajin memeriksa detail miniatur kapal layar berbahan perak di sebuah pusat industri perak di Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Xinhua/Agung Supriyanto
Foto yang diabadikan pada 25 April 2026 ini menunjukkan seorang perajin membuat cincin berbahan perak di sebuah pusat industri perak di Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Xinhua/Agung Supriyanto