TRIBUNMANADO.CO.ID - BMKG mengeluarkan update peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Utara pada Selasa, 28 April 2026 pukul 09.09 WITA.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi mulai pukul 09.15 WITA di wilayah Aertembaga, Kota Bitung.
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan dapat meluas ke sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa Utara, meliputi Kauditan, Wori, Dimembe, Likupang Barat, Likupang Timur, Talawaan, dan Likupang Selatan.
Baca juga: Info Pemadaman Listrik Hari ini Selama 6 Jam di Manado dan Boltim, Cek Wilayah yang Terdampak
Selain itu, hujan juga berpotensi meluas ke beberapa wilayah lain di Kota Bitung seperti Lembeh Selatan, Madidir, Ranowulu, Matuari, Girian, Maesa, dan Lembeh Utara.
BMKG Sulawesi Utara memperkirakan kondisi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang ini masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 11.30 WITA.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Berikut informasi selengkapnya:
Update Peringatan Dini Cuaca Wilayah Sulawesi Utara tgl 28 April 2026 pkl. 09:09 WITA berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 09:15 WITA di
Kota Bitung: Aertembaga
Dan dapat meluas ke wilayah:
Kabupaten Minahasa Utara: Kauditan, Wori, Dimembe, Likupang Barat, Likupang Timur, Talawaan, Likupang Selatan,
Kota Bitung: Lembeh Selatan, Madidir, Ranowulu, Matuari, Girian, Maesa, Lembeh Utara
Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 11:30 WITA
Prakirawan BMKG - Sulawesi Utara
Sulawesi Utara adalah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi yang kaya akan kekayaan alam, budaya, dan tradisi. Ibu kotanya, Manado, menjadi pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama pariwisata provinsi ini.
Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terutama Taman Nasional Bunaken yang mendunia, serta pegunungan dan danau yang memesona seperti Danau Tondano dan Gunung Lokon.
Selain alamnya yang menawan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakatnya hidup rukun dengan semboyan lokal “Torang Samua Basudara”, menegaskan nilai persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman.
Kuliner khasnya, seperti tinutuan (bubur Manado) dan cakalang fufu, menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini