Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Tujuan Surabaya: 240 Penumpang Selamat, KA dari Malang Dibatalkan
Sarah Elnyora Rumaropen April 28, 2026 09:35 AM

Laporan Reporter SURYAMALANG.COM, Fikri Firmansyah, dan Sofyan Arif Candra Sakti

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Dunia perkeretaapian Indonesia berduka menyusul insiden operasional yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Meski seluruh penumpang Argo Bromo dilaporkan selamat, kecelakaan ini berdampak luas pada operasional kereta api nasional.

PT KAI (Persero) mengambil langkah tegas dengan membatalkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dari Jawa Timur menuju Jakarta pada Selasa (28/4/2026) demi prioritas evakuasi dan keselamatan perjalanan.

240 Penumpang Selamat

Menurut keterangan Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, KA Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya mengalami kecelakaaan di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta.

Mahendro menyebutkan, kereta tersebut merupakan layanan dengan tujuan akhir Stasiun Surabaya Pasar Turi.

“Ya, tujuan Surabaya,” ujarnya saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM, Selasa (28/4/2026) dini hari.

Baca juga: Awalnya Nongkrong Dekat Rel, Pria di Kediri Kemudian Menabrakkan Diri ke KA Singasari yang Melintas

Akan tetapi hingga saat ini, detail mengenai kronologi kecelakaan tersebut belum diketahui.

Kendati begitu, KAI menyebut, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak.

Sejumlah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, di antaranya RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.

Dalam proses penanganan, KAI berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis guna mempercepat evakuasi dan memastikan seluruh korban memperoleh layanan terbaik.

KA dari Malang Dibatalkan

Atas insiden tersebut, Mahendro menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama, sehingga sejumlah perjalanan kereta api pada Selasa, (28/4/2026) termasuk dari Malang, mengalami pembatalan. 

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan kereta api pada 28 April 2026. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan" ujarnya, Selasa (28/4/26).

"KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dengan memastikan keselamatan pelanggan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi,” imbuh Mahendro. 

Baca juga: Kecelakaan Maut di Taman Pelangi Surabaya, Pengendara Vario Tewas Tersambar KA Sempat Antre 3 Menit

Adapun sejumlah perjalanan kereta api di Jawa Timur, khususnya di wilayah KAI Daop 8 Surabaya yang dibatalkan meliputi:

1. KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen

2. KA Jayabaya relasi Malang – Pasarsenen

3. KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi – Gambir

KAI menyadari pembatalan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan.

Akan tetapi langkah tersebut, menurut perusahaan, merupakan bagian dari upaya mendukung kelancaran penanganan insiden sekaligus menjaga keamanan perjalanan kereta api secara menyeluruh.

Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memastikan pelanggan yang terdampak berhak mendapatkan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan.

"Proses pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun loket di stasiun," ucap Mahendro. 

Selain itu, pelanggan juga diberikan opsi untuk melakukan penjadwalan ulang perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.

KAI menyatakan, akan terus memberikan pembaruan informasi terkait operasional perjalanan kereta api.

"Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan KAI dapat menghubungi Contact Center 121, WhatsApp resmi KAI, maupun kanal informasi resmi lainnya," tandas Mahendro.

Rute Madiun dan Blitar Terdampak

Selain wilayah KAI Daop 8 Surabaya, KAI Daop 7 Madiun juga membatalkan dua perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan Selasa (28/4/2026).

Dua perjalanan yang dibatalkan tersebut yakni KA 143B Madiun Jaya relasi Madiun-Pasarsenen dan KA 149 Singasari relasi Blitar-Pasarsenen.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan penyesuaian pola operasi dilakukan untuk mendukung proses penanganan di lokasi kejadian sekaligus memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

"Seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen untuk sementara dihentikan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan," ujarnya.

Selain pembatalan dua KAJJ dari wilayah Daop 7 Madiun, KAI juga menyampaikan duka mendalam atas insiden tersebut.

Baca juga: KA Sembrani Hantam Motor di Babat Lamongan, Satu Warga Meninggal Dunia

Saat ini, fokus utama perusahaan bersama tim gabungan adalah proses evakuasi dan penanganan korban.

Tohari juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi.

"Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus tindakan yang dilakukan saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik" ujarnya. 

"Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik," kata Tohari.

Bagi pelanggan yang terdampak pembatalan perjalanan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen.

Proses pembatalan dapat dilakukan di stasiun keberangkatan hingga H+7.

Komitmen Layanan Pasca-Insiden

Sementara itu, pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi akibat insiden tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan saat ini perusahaan memprioritaskan proses evakuasi penumpang dan awak sarana di lokasi kejadian.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini" ujarnya. 

"Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” imbuh Anne.

Baca juga: Rute Langsung Kereta Api Ketapang Banyuwangi–Bandung PP Mulai 2 Mei 2026, Ada Diskon 50 Persen

KAI menyatakan terus melakukan penanganan di lokasi serta akan memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan situasi.

"Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut, KAI menyediakan layanan resmi melalui WhatsApp di 0811-2223-3121 maupun Call Center 121," tutup Anne.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.