TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) menegaskan komitmen kesiapsiagaan menghadapi bencana dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Nunukan, Muhammad Amin, mengatakan bahwa tema HKB tahun ini adalah “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana.”
Tema tersebut merupakan arahan dari pemerintah pusat yang disampaikan secara berjenjang hingga ke daerah.
“HKB ini kegiatan rutin dari BPBD secara nasional. Instruksinya jelas, dari pusat hingga daerah dilaksanakan serentak sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana,” ujar Amin kepada TribunKaltara.com.
Baca juga: Apel HKB 2026, Demi Cegah Karhutla Pemkab Nunukan Tegaskan Komitmen Bebas Asap
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 fokus utama kegiatan diarahkan pada pencegahan kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ).
Hal ini berkaca pada kondisi tahun 2025, di mana karhutla menjadi jenis bencana yang paling dominan.
“Format tahun ini memang lebih dipusatkan pada karhutla.
Karena tahun lalu itu paling banyak terjadi, maka sekarang kita tekankan pencegahannya,” jelasnya.
Dalam apel siaga yang digelar, seluruh elemen dilibatkan, mulai dari BPBD, pemadam kebakaran, Satpol PP, instansi sosial, hingga unsur TNI, Polri, Palang Merah Indonesia dan Pramuka.
Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk memperkuat mitigasi sejak dini.
Amin menegaskan, pemerintah pusat hingga daerah memiliki garis kebijakan yang sama dalam mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa menyebabkan karhutla, karena dampaknya sangat besar dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Selain pencegahan, kesiapan penanganan juga menjadi perhatian utama. Ia menekankan pentingnya respons cepat dan tepat jika bencana terjadi.
“Kalau sudah terjadi bencana, maka menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melakukan penanganan secara cepat dan tepat,” katanya.
Lebih lanjut, Amin juga memberikan semangat kepada seluruh personel BPBD agar terus menjaga komitmen dalam penanggulangan bencana.
“BPBD harus tetap menjaga marwah sebagai garda terdepan.
Kita ini perwakilan pemerintah di daerah untuk selalu siap siaga.
Sesuai motto, harus siap, tangguh, dan cepat dalam penanganan di lapangan,” pungkasnya.
(*)
Penulis: Fatimah Majid