Prabowo Perintahkan Investigasi Total Kecelakaan di Bekasi: Lintasan Kereta Banyak yang Tak Dijaga
Theresia Felisiani April 28, 2026 11:21 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan investigasi total terkait kecelakaan maut yang melibatkan KA Argo Bromo dengan KRL Commuter Line di Bekasi, Jawa Barat. 

Hal ini disampaikan Presiden usai menjenguk para korban yang tengah menjalani perawatan di RSUD Bekasi, Kamis (28/4/2026).

"Kecelakaan yang telah terjadi saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi atas nama pemerintah, kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana," ujar Presiden Prabowo.

Berdasarkan tinjauan awal, Prabowo menyoroti banyaknya perlintasan kereta api di Indonesia yang masih tidak terjaga sehingga rawan memicu kecelakaan. 

Menurutnya, kondisi infrastruktur peninggalan zaman kolonial tersebut harus segera dibenahi secara menyeluruh.

"Tapi secara garis besar kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga, kita segera akan atasi," tegasnya.

Baca juga: Data Sementara Basarnas: 85 Korban Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur Selamat, 7 Meninggal 

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang belum tertangani selama puluhan tahun. 

Ia menginstruksikan jajarannya untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut demi keselamatan masyarakat.

"Ini saya kira dari jaman Belanda ya, sudah berapa puluh tahun, sekarang udahlah kita selesaikan semua itu saya udah perintahkan segera kita akan perbaiki semua lintasan tersebut," kata Prabowo.

Dijelaskan Prabowo, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 4 triliun untuk perbaikan perlintasan, baik melalui pembangunan pos jaga maupun flyover, Khusus untuk wilayah Bekasi, Presiden telah menyetujui pembangunan flyover melalui skema bantuan presiden.

"Apakah dengan dilakukan pos jaga atau flyover, nanti pelaksanaannya kita tunjuk, kita perhitungkan sekitar hampir Rp 4 T, demi keselamatan dan demi karena kita sangat penting, kita sangat perlu kereta api, ya kita harus keluarkan itu, sekarang saatnya," tambahnya.

EVAKUASI KORBAN - Petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). TRIBUNNEWS/HERUDIN
EVAKUASI KORBAN - Petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Mengenai kondisi korban, Prabowo memastikan bahwa penanganan medis telah dilakukan dengan maksimal oleh pihak rumah sakit. 

Saat ini, tercatat masih ada 54 korban yang dalam penanganan, sementara sebagian lainnya sudah diperbolehkan pulang.

"Sebagian sudah pulang, kalau enggak salah masih total 54 dan hampir semua sudah ditangani yang saya liat, sudah ditangani dengan baik, sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus, pokoknya semuanya sudah diurus," jelasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.