BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Dari 12 Koperasi Merah Putih (KMP) yang akan dibangun di Kota Pangkalpinang, baru 1 yang selesai dibangun.
Sedangkan 11 koperasi yang lainnya saat ini masih dalam tahap proses pembangunan fisik.
Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UMKM Kota Pangkalpinang, Andika Saputra, mengatakan bahwa progres pembangunan mayoritas koperasi saat ini telah melampaui setengah dari target pengerjaan.
"Dari 12 pembangunan, satu sudah selesai sepenuhnya. Sisanya masih dalam tahap pekerjaan fisik dengan rata-rata progres di atas 50 persen yang dikerjakan oleh mitra," ujar Andika, kepada Bangkapos.com, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya di tingkat kelurahan.
Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah kota pun menargetkan pengembangan koperasi tersebut dapat menjangkau seluruh wilayah administratif yang ada.
"Kami menargetkan di 42 kelurahan di Kota Pangkalpinang nantinya akan berdiri Koperasi Merah Putih," katanya.
Namun demikian, upaya percepatan pembangunan KMP masih dihadapkan pada sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan lahan yang sesuai dengan standar pembangunan.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, sebelumnya mengungkapkan bahwa tidak semua aset lahan milik pemerintah kota memenuhi kriteria yang dipersyaratkan untuk pembangunan koperasi tersebut.
Sebagai langkah solusi, Pemerintah Kota Pangkalpinang akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung guna memanfaatkan aset yang dinilai layak untuk pembangunan koperasi.
Koordinasi lintas pemerintah ini diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan Koperasi Merah Putih secara merata di seluruh kelurahan, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi berbasis masyarakat di Kota Pangkalpinang.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)