SRIPOKU.COM, PALEMBANG– RD, seorang siswa SMP diserahkan oleh keluarga pacarnya ke Polrestabes Palembang, Selasa (28/4/2026) siang.
Remaja tersebut dibawa ke kantor polisi atas dugaan kasus persetubuhan terhadap seorang siswi SMP berusia 14 tahun berinisial AS.
Penyerahan tersebut dilakukan oleh ibu korban, Desi (48) setelah pihak pelaku diduga tidak menepati janji untuk menikahi korban.
Desi menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II Palembang, Minggu (19/4/2026).
Keluarga menyebut sebelumnya pelaku sempat berjanji akan bertanggung jawab, namun saat proses rencana pernikahan yang difasilitasi keluarga, pihak pelaku tidak hadir.
"Terpaksa pak saya bawa kesini karena RD dan keluarganya ingkar janji, saat penghulu datang ke rumah kemarin, mereka tidak datang, " ucapnya.
Ia menjelaskan, bahwa pelaku RD ini merupakan pacar korban. Lalu saat itu korban diajak main ke rumah pelaku karena dalam keadaan kosong.
"Dari keterangan anak saya mereka itu pacaran pak. Saat itu anak saya diajak main ke rumah pelaku dalam keadaan rumah kosong, " ucapnya.
Sesampai di rumah pelaku, lanjutnya, korban diajak masuk di dalam kamar dan diajak untuk melakukan hubungan suami istri.
"Anak saya sempat menolak pak. Tetapi diancam jika tidak mau berhubungan badan, pelaku akan menyebarkan video mereka dan memutuskan korban ," katanya.
Karena takut korban pun akhirnya menuruti kehendak pelaku melakukan hubungan suami istri.
Usai melakukan hubungan terlarang itu pelaku pun menyuruh korban untuk pulang karena orang tua pelaku akan pulang ke rumah.
"Oleh itulah kami meminta pertanggungjawaban pak. Keluarga kami juga sudah dimalukan," tegasnya.
Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo membenakan adanya pelaku persetubuhan seroang pelajar yakni RD diserahkan ibu korban ke Polrestabes Palembang.
"Sudah kita terima dan hingga kini sudah diarahkan ke Satreskrim Polestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan anak untuk ditindaklanjuti dan proses lebih lanjut," katanya.