Inara Rusli Tak Menyesal Meski Hubungan dengan Insan Bikin Heboh, Akun Wardatina Mawa Ramai Dicolek
Achmad Maudhody April 28, 2026 04:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Inara Rusli tak menyesal hubungan dengan Insanul Fahmi bikin heboh, akun Wardatina Mawa ramai dicolek netizen.

Polemik urusan rumah tangga selebgram Inara Rusli dengan pengusaha asal Medan, Insanul Fahmi jadi sorotan publik.

Hubungan mereka jadi kontroversi setelah terungkap bahwa Insan masih memiliki istri sah yakni, Wardatina Mawa.

Inara dan Insan bahkan dilaporkan ke Polisi oleh Mawa atas tuduhan perzinaan dan perselingkuhan.

Dituding jadi orang ketiga, Inara yang belakangan mengganti nama panggungnya menjadi Inarasati jadi sasaran hujatan netizen.

Walau demikian, situasi itu rupanya tak lantas membuat Inara menyesal.

Dalam sebuah perbincangan di podcast Allifa Media TV bersama Bedu, mantan istri dari Virgoun ini justru menyampaikan pandangannya terkait masa lalu yang dijalaninya.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak menyesali apa yang telah terjadi.

"Mungkin sampai hari ini aku enggak akan menyesali perbuatan aku," ujar Inara Rusli, dikutip Kamis (23/4/2026). 

Lebih lanjut, ia menegaskan sikapnya terhadap masa lalu tersebut, termasuk kesalahan yang pernah ia lakukan.

"Sampai hari ini aku akan tetap bangga sama perbuatan aku, dosa aku di masa lalu," lanjutnya.

Baca juga: Senasib Dewi Perssik, Kondisi yang Buat Nurul Kamaria Tak Tahan Lagi Bersuami Angga Wijaya Terjawab

Inara juga menyinggung soal proses spiritual yang menurutnya tidak mudah dijalani.

"Dan akan susah mungkin ya hidayah Allah untuk masuk gitu," katanya.

Ibu tiga anak ini kemudian menjelaskan pandangannya tentang makna hidayah dan kondisi hati seseorang.

"Karena kan hidayah Allah itu baru bisa masuk kalau hati kita tuh udah lapang gitu ya, enggak sempit dengan dendam, iri dengki gitu, dengan justifikasi, dengan penghakiman, dengan pembenaran diri," jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Inara menegaskan bahwa dirinya kini berusaha menjalani hidup dengan lebih rendah hati dan mendekatkan diri sebagai seorang hamba.

"Jadi, aku berusaha untuk apa ya? Ya, benar-benar menjadi hambalah. "

"Benar-benar merendah ya," tutupnya.

Reaksi Wardatina Mawa

Pernyataan Inara Rusli di podcast tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial, khususnya Instagram dan TikTok.

Banyak warganet kemudian mencolek Mawa dengan menandai akun media sosialnya di kolom komentar, seiring ramainya diskusi publik terkait pengakuan Inara.

Salah satu komentar warganet yang ditujukan kepada Mawa bahkan menyarankan agar ia menyerahkan segala rasa sakitnya kepada Tuhan.

"Nanti di akhirat adukan semua sakit hatimu kepada Allah ya dek @wardatinamawa," ujar salah satu netizen.

Menanggapi hal tersebut, Mawa memberikan respons nya.

Ibu satu anak ini membalas komentar warganet dengan mengiyakan pernyataan tersebut.

"Iya kak," balas Mawa, dikutip dalam akun TikTok @dramahalu, Kamis (23/4/2026). 

BEREAKSI - Wardatina Mawa usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis (4/12/2025).
BEREAKSI - Wardatina Mawa usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis (4/12/2025). (Tribunnews/Fauzi Nur Alamsyah)

Lanjutan Kasus Rekaman CCTV Bocor

Laporan kasus ilegal akses CCTV rumah Inara Rusli masih bergulir di Bareskrim Polri.

Diketahui, laporan ilegal akses dibuat Inara Rusli setelah dirinya dilaporkan konten kreator asal Medan, Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya atas tuduhan perzinaan dan perselingkuhan.

Saat itu, Mawa melaporkan Inara dan Insan, suaminya, dengan membawa bukti rekaman CCTV dari rumah Inara.

Diduga, rekaman CCTV itu memuat konten asusila antara Insan dan mantan istri Virgoun itu.

Penyidik Mabes Polri sendiri telah menetapkan mantan sopir Inara, Agung Maryanto sebagai tersangka dalam kasus ini.

Namun, pihak Inara menyesalkan keputusan penyidik yang hanya menetapkan satu orang tersangka.

Pihaknya kini membawa seorang saksi kunci berinisial D, yang disebut mengetahui fakta lebih jelas di balik kasus ilegal akses ini.

Disinggung alasan D mau menjadi saksi, kuasa hukum Inara, Dedy DJ menguraikannya.

"Panggilan hati ya kan, dia terpanggil untuk membuat persoalan konstruksi hukum ini lebih terang benderang. Supaya keadilan, kepastian hukum bisa betul-betul diterima oleh korban gitu," terang Dedy, dikutip dari YouTube Cumi-cumi, Selasa (28/4/2026).

Ia menegaskan, aktor intelektual dalam kasus ilegal akses ini juga harus ditangkap.

"Kita minta ya proses penegakan hukum di Bareskrim Polri yang berkaitan dengan ilegal akses ini jangan hanya korban yang ditetapkan  sebagai tersangka, kita butuh aktor intelektualnya," seloroh Dedy.

Dedy meyakini, Mawa, istri sah Insan bahkan juga menjadi korban dalam hal ini.

"Justru M sendiri sebetulnya ada indikasi patut diduga juga dia menjadi bagian dari korban. Karena korban keserakahan, jadi masuk dalam perangkapnya pelaku gitu," sambungnya.

Sebelumnya, Dedy memberikan update terkait kasus ilegal akses Inara Rusli.

"Terkait laporan di Mabes Polri kita sudah mengantongi inisial A sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana ilegal akses atau pencurian CCTV di rumah Inara Rusli," jelas Dedy memulai kalimatnya, 

Ia kemudian menyampaikan keberatannya dengan penetapan tersangka A itu.

"Kami jujur ya, kalau hanya inisial A yang ditetapkan sebagai tersangka, kami sangat keberatan ya. Di mana kepastian hukum, di mana keadilan bagi korban?" selorohnya.

Dedy mengaku telah mendesak polisi untuk membuka kasus ini secara terang-benderang.

"Sehingga kami menyiapkan surat ke Mabes Polri ya untuk meminta kepada Mabes Polri dibuka seluas-luasnya, jangan sampai ada yang ditutupin ya," imbuhnya.

Pihaknya kembali menguraikan sejumlah inisial yang terkait dengan kasus ini.

"Inisial yang saya sampaikan, ada inisial A, inisial S, inisial M, inisial V, ada inisial Y, kan ada inisial istrinya A. Ini kita minta dibuka handphone secara clear, biar lebih terang-benderang siapa orang-orang yang terlibat gitu loh," tandas Dedy.

Dedy menyebut, D sempat bertemu dengan Mawa, bahkan mengetahui siapa yang memerintahkan pengambilan CCTV itu.

"Saksi mahkota ini sudah ketemu dengan M, dan siapa yang memerintahkan pengambilan CCTV secara melawan hukum. Itu semua sudah clear, kita sudah mengantongi," tandasnya.

Ia juga mengeklaim memiliki video dan rekaman suara sebagai bukti.

"Kita punya videonya, kita punya rekamannya. Itu nanti kita hadirkan akan sampaikan ke Mabes Polri, supaya Mabes Polri mengkaji lagi. Jadi tidak hanya satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana ilegal akses ini," tegasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.