BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Siswa tingkat XII SMKN 2 Amuntai yang telah selesai melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) menampilkan hasil produksi busana yang mereka buat sendiri dari proses awal hingga akhir.
Hasil karya ini kemudian ditampilkan melalui fashion show yang kali ini mengangkat tema funky kebaya. Sesuai dengan tema siswa membuat busana kebaya dengan tema funky, Selasa (28/4/2026).
Memadukan kain batik sasirangan, batik jawa dan juga tenun dengan nuansa funky.
Memadukan kain khas kedaerahan ini dengan bahan lain, memadukan warna dengan lebih nyentrik dan dijahit dengan model yang lebih kekinian.
Baca juga: Buka Festival Literasi di HSU, Bupati Sahrujani: Jadikan Buku Sebagai Sahabat
Risa Amelia Ketua Konsentrasi Keahlian Desain dan Produksi Busana SMKN 2 Amuntai mengatakan tugas pada saat PKL ini mewajibkan siswa membuat busana dari awal hingga akhir.
Terdapat 55 siswa sehingga yang ditampilkan pada fashion show ini terdapat 55 rancangan busana hasil kreatifitas siswa.
Dirinya sangat bangga melihat hasil desainer dan produksi busana dari siswa.
Menjadikan kain daerah lebih trendi dan mengikuti perkembangan mode saat ini.
Baca juga: Kasus 53 Siswa Diduga Keracunan, Pembagian MBG di SMKN 1 Amuntai HSU Kalsel Dihentikan Sementara
“Mereka memadukan jenis kain dengan model jahitan kekinian, untuk perpaduan warna memang masih butuh keberanian untuk mengeksplorasi,” ujarnya.
Siswa melaksanakan PKL selama empat bulan, diikuti oleh 55 siswa dengan tempat PKL di 21 tempat. Tiga di Kabupaten Tabalong, dua di Kabupaten Banjar dan sisanya di Kabupaten HSU.
(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)