Renungan Harian Kristen 29 April 2026 - Jalan yang Benar Jaminan Sampai Tujuan
Bacaan ayat: Yohanes 14:6 (TB) Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."
Oleh Pdt Feri Nugroho
Di era digital hari ini, kita patut bersyukur bahwa tidak ada tempat yang tersembunyi dan terlalu terpencil untuk diketahui keberadaannya.
Beberapa orang memanfaatkan foto satelit untuk bernostalgia ke masa lalu. Mereka dapat menyandingkan dua atau tiga gambar yang sama untuk waktu yang berbeda. Ternyata banyak perubahan ditemukan.
Fitur ini sebenarnya memberikan pencerahan penting betapa fananya kehidupan. Apa yang kita agungkan sebagai sebuah keberhasilan hari ini, ternyata hanya menunggu waktu untuk menjadi reruntuhan dan dilupakan.
Sementara fitur perjalanan dapat menunjukkan arah yang hendak dituju. Hampir semua kemungkinan yang terjadi dapat diketahui lebih awal.
Dari jarak tempuh, lama perjalanan, bahkan situasi sekitar destinasipun dapat disaksikan. Minimal seseorang tidak buta sama sekali dengan destinasi yang hendak dituju.
Sebuah pernyataan diri yang gamblang dan jelas sedang diutarakan oleh Yesus. Kali ini tentang siapa Dia dan sedang melakukan apa terkait dengan kehadiran-Nya dalam sejarah.
Pernyataan ini penting, sebab akan menjadi dasar bagi para murid dalam menjalani kehidupan di bumi. Mereka akan dibebaskan dari kegelisahan dan rasa kuatir jika sungguh-sungguh percaya.
Sayangnya para murid sulit paham. Kali ini Tomas yang mempertanyakan tentang destinasi yang dimaksudkan oleh Yesus. Ajaibnya, jawaban Yesus justru jauh melampaui apa yang ditanyakan oleh Tomas.
Yesus berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."
Ini tentang kehidupan manusia yang berdosa, berada dalam kondisi tidak selamat, dan sedang mencari jalan untuk diselamatkan. Upaya apapun yang dilakukan manusia dipastikan tidak akan pernah bisa memberikan jaminan keselamatan.
Meskipun manusia yakin seribu persen sekalipun dengan jalan dan upaya yang ia lakukan, itu tidak akan mengubah fakta bahwa keselamatan itu adalah anugerah dari Allah.
Itu sebabnya 'paket lengkap' Yesus perkenalkan. Yesus tidak sedang menunjukkan jalan; Yesus sedang memperkenalkan diri sebagai jalan itu sendiri.
Disandingkan dengan kemungkinan 'jalan lain' yang diciptakan manusia, Yesus tegas menyebut diri-Nya sebagai Kebenaran.
Tidak berhenti sampai disitu; Yesus menyatakan dengan jelas destinasinya yaitu kehidupan. Inilah jaminan yang pasti, sebab yang berbicara ialah Utusan Bapa sendiri.
Maka bisa dipastikan bahwa melalui Sang Anak, yaitu Yesus Kristus, akan ada jaminan tiba kepada Bapa sebagai destinasi utama dalam kehidupan.
Itu sebabnya tidak ada jaminan akan tiba pada destinasi. Itu sebabnya jangan percayakan tentang keselamatan kepada yang tidak pasti.
Yesus Kristus memberikan jaminan keselamatan yang pasti, sebab Ia adalah Jalan dan Kebenaran dan Hidup. Amin.
Renungan Kristen oleh Pdt Feri Nugroho, GKSBS Siloam Palembang