Cerita Korban Selamat Kecelakaan KA di Bekasi, Terpental ke Tumpukan Manusia Hingga Dengar Jeritan
Muhammad Zulfikar April 28, 2026 04:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Sausan Sharifa jadi salah satu korban selamat dari kejadian nahas kecelakaan antara kereta Agro Bromo Anggrek dan Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam.

Sausan pun menceritakan kronologis kejadian nahas yang menimpanya beserta penumpang lain di Stasiun Bekasi Timur.

Baca juga: KAI Belum Pastikan Waktu Pembukaan Kembali Stasiun Bekasi Timur

Kejadian bermula ketika dirinya yang baru saja pulang bekerja, menaiki kereta Commuter Line melalui Stasiun Pasar Senen dengan tujuan Stasiun Tambun.

Baca juga: Nuryati Sampaikan Kalimat Terakhir Sebelum Meninggal usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Merasa situasi kurang mengenakan, Sausan pun berinisiatif menghubungi kerabatnya untuk meminta solusi apakah dia tetap melanjutkan perjalanan atau turun di Stasiun Bekasi Timur.

Namun kejadian yang tak diinginkan pun tiba, kata Sausan kejadian itu ditandai dengan bunyi klakson kereta yang dia sendiri tidak tahu asal klakson itu berasal dari mana.

"Pas banget, pas banget habis chat dia itu, ya kejadiannya sepersekian detik," tutur Sausan menceritakan.

Menurut Sausan, sesaat sebelum terdapat benturan antara gerbong wanita Commuter Line dengan Lokomotif Argo Bromo terjadi, dia sempat melihat salah seorang penumpang sampai melompat keluar dari kereta melalui jendela.

Kata dia, penumpang yang melakukan evakuasi secara mandiri itu awalnya berdiri di belakang dekat pembatas antara gerbong penumpang dan masinis.

"Yang saya lihat itu memang yang kebetulan menyandar di belakang dekat masinis, jadi dia sudah langsung lompat, yang lain sudah enggak ada kesempatan ngapa-ngapain," ujarnya.

Sementara itu kata Sausan, dia bersama penumpang lain yang masih terjebak di dalam gerbong pun sampai terpental ketika Lokomotif Argo Bromo anggrek menghantam begitu keras bagian belakang gerbong wanita Commuter Line.

Sausan pun menggambarkan kondisi gerbong wanita itu seakan tiba-tiba menyempit bahkan para penumpang di dalamnya bertumpuk jadi satu termasuk dirinya.

"Sudah semuanya terlalu menyeramkan buat saya, karena semuanya numpuk, orang tuh numpuk dari paling bawah termasuk saya," ucapnya.

Baca juga: Presiden Prabowo Minta 1.800 Perlintasan KA Diperbaiki Tahun Ini: Harus Ada Palang Pintu Kereta

Sausan yang saat itu masih sadarkan diri, mengingat betul suasana di dalam gerbong yang dia tumpangi.

Kata dia, para penumpang yang semuanya wsnita berteriak minta tolong dan kesakitan ketika kecelakaan itu terjadi.

Tak hanya itu, Sausan pun mengatakan, dalam kejadian itu dirinya pun sampai terpental hingga berada di atas tumpukan penumpang lain.

Bahkan saat itu Sausan merasa bahwa dirinya telah meninggal dunia lantaran terbawa suasana ketika mendengar jeritan dari penumpang di sekitarnya.

"Dan waktu pertama kali saya terlempar itu juga saya sudah mikirnya 'eh saya meninggal deh' gitu kan. Karena semua orang sudah teriak-teriak apalagi perempuan semua kan sudah yang teriaknya histeris banget," ujarnya.

"Terus saya kayak sudah 'ah ini kalau sudah meninggal ya sudah gimana nih kalau misalkan ini'," sambung Sausan.

Namun beruntung hal itu hanya perasaannya semata, sebab tidak lama kemudian, Sausan berhasil dievakuasi oleh sejumlah petugas dengan dibantu oleh beberapa penumpang yang berhasil selamat.

Proses evakuasi terhadap dirinya dikatakan Sausan relatif cepat. Pasalnya kata dia, pada saat itu dirinya tepat berada di atas tumpukan penumpang sehingga memudahkan orang lain untuk melakukan evakuasi.

"Iya saya bersyukur banget, Alhamdulillah banget karena saya ada di atas. Jadi ketika evakuasi enggak terlalu lama, jadi didahului karena yang paling atas dulu kan dimulai," ucapnya.

Selepas kejadian ini, Sausan pun kini tengah menjalani perawatan di RSUD Bekasi dan bakal menjalani proses operasi akibat luka yang dia alami.

Adapun Sausan mengalami luka di beberapa bagian tubuh seperti tangan patah dan kaki bagian paha terluka akibat tertancap benda tumpul.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.