Dari Meriah Jadi Hening, Aremania Kecewa Berat Usai Arema Tumbang Oleh Persebaya Surabaya 0-4 
Wiwit Purwanto April 28, 2026 09:52 PM

 

SURYA.CO.ID MALANG - Kekecewaan Aremania nampak saat mereka melakukan nonton bareng (nobar) di salah satu kafe yang berada di Jalan Bromo Kota Malang pada Selasa (28/4/2026).

Mereka harus menyaksikan tim kesayangan Arema FC takluk dengan skor telak 0-4 atas rival abadinya Persebaya Surabaya.

Kekalahan ini membuat suasana nobar yang semula cukup meriah berubah jadi hening sesaat.

Arema FC yang menerjunkan pemain inti dalam pertandingan ini sempat menahan imbang 0-0 di babak pertama.

Singo Edan Tercabik-Cabik di Babak Kedua.

Empat gol mampu disarangkan oleh Persebaya Surabaya yang masing-masing melalui brace Rivera, Jefferson Silva dan Mikael Tata.

Baca juga: Marcos Santos Minta Maaf ke Aremania karena Arema FC Kalah Telak 0-4 dari Persebaya : Memalukan

Hasil itu pun membuat Aremania kecewa, setelah kembali gagal meraih kemenangan selama 11 laga beruntun menghadapi Persebaya Surabaya.

"Tentu kecewa sam. Padahal Arema punya modal bagus sempat menahan imbang Persib 0-0 kemarin, terus sekarang kalah dari Persebaya," kata Haleed Aremania yang ikut nobar.

Kegiatan nobar yang dihimpun oleh komunitas Aremania Gate Utas ini dihadiri oleh sekitar 135 Aremania.

Sepanjang waktu 2x45 menit, Aremania terus bernyanyi dengan lantang, mendukung Arema FC berlaga.

Nyanyian tersebut sebagai bentuk dukungan yang mereka berikan untuk menambah semangat pemain dalam berlaga.

Baca juga: Keseruan Nobar Laga Arema FC Vs Persebaya di Alun-alun Kota Surabaya, Bonek Antusias dan Emosional

Sembari membawa syal dan bendera, dukungan terus mereka berikan demi membawa nama Arema FC mengalahkan Persebaya Surabaya.

Namun, dukungan tersebut tidak dapat dibayar lunas Arema FC, setelah gawang mereka harus dibobol sebanyak empat kali oleh Persebaya.

Harus Ada Evaluasi Tim

"Harus ada evaluasi ini. Manajemen harus ngerti kalau performa Arema musim ini jelek. Semoga saja musim depan ada peningkatan agar Arema bisa lebih baik lagi dan tembus papan atas," ujarnya.

Kekalahan ini juga membuat beberapa Aremania mempertanyakan keputusan wasit Thoriq Alkatiri yang dianggap cukup kontroversial.

Utamanya saat hadiah penalti yang berujung gol kedua untuk Persebaya Surabaya yang dicetak oleh Jefferson Silva di pertengahan babak kedua.

Baca juga: Arema FC Dibantai Persebaya 0-4, Babak Kedua Jadi Mimpi Buruk Singo Edan 

"Meskipun dicek VAR seharusnya wasit lebih teliti lagi. Itu kan perebutan bola header antar pemain. Jadi ya lumrah dalam sepak bola. Cuma wasit e kurang sip," ucap Samid, Aremania yang juga duduk nobar.

Meskipun di laga Derbi Jatim ini Arema FC kalah, namun Aremania berharap di empat laga sisa Singo Edan dapat menyapu bersih kemenangan untuk dapat memperbaiki peringkat.

Saat ini Arema FC masih berkutat di posisi 11 klasemen sementara Super League dengan raihan 39 poin.

Sedangkan Persebaya menuju ke empat besar dengan raihan 48 poin.

"Pokoknya sisa laga harus sapu bersih. Manajemen pelatih dan pemain semuanya harus evaluasi," tandasnya.(Rifky Edgar)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.