Marcos Santos Minta Maaf ke Aremania karena Arema FC Kalah Telak 0-4 dari Persebaya : Memalukan
Dyan Rekohadi April 28, 2026 09:52 PM

 

Laporan : Rifky Edgar

SURYA.CO.ID, SURABAYA -  Pelatih Arema FC, Marcos Santos secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Aremania setelah tim Singo Edan dihajar oleh Persebaya dalam laga lanjutan Super League 2025-2026 pada Selasa (28/4/2026).

Pelatih asal Brasil itu bahkan menyebut pemainnya tak memiliki mentalitas yang baik untuk laga derbi dan hasilnya memalukan.

Bukannya bangkit dan lebih kuat setelah menahan imbang Persib Bandung, Arema FC justru kalah telak dalam pertandingan bergengsi, derbi Jatim saat menjamu Persebaya. 

Baca juga: Hasil Skor Akhir Arema vs Persebaya 4-0 dan Daftar Pencetak Gol

 

Arema FC benar-benar dipermalukan Persebaya Surabaya dengan kekalahan skor telak 0-4.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali itu, Arema FC justru tampil loyo.

Permintaan maaf langsung disampaikan Marcos Santos seusai pertandingan.

Ia menyebut penampilan timnya pada laga bertajuk Derbi Jatim itu sebagai sesuatu yang memalukan.

"Pertama-tama, saya harus meminta maaf kepada para Aremania,"

"Hari ini sungguh memalukan. Kami tidak memiliki mentalitas yang dibutuhkan dalam derbi sebesar ini," ucapnya.

Baca juga: Keseruan Nobar Laga Arema FC Vs Persebaya di Alun-alun Kota Surabaya, Bonek Antusias dan Emosional

 

Bencana di Babak Kedua

Marcos Santos menilai, pada babak pertama kedua tim masih bermain hati-hati dan saling membaca permainan.

Namun, situasi berubah drastis di babak kedua setelah Arema melakukan sejumlah kesalahan krusial.

Gol pertama Persebaya yang dicetak oleh Rivera menurutnya, lahir dari kesalahan sendiri. 

Situasi semakin memburuk saat tim lawan mendapatkan hadiah penalti dari Wasit Thoriq Alkatiri.

Meski kiper Arema FC Lucas Frigeri, sempat menggagalkan eksekusi penalti, kelengahan pemain Arema dalam mengantisipasi bola rebound justru berujung gol kedua.

"Lucas sudah menyelamatkan penalti, tapi tidak ada pemain kami yang masuk ke kotak penalti untuk menghalau bola. Itu kesalahan mendasar," tegasnya.

Setelah tertinggal dua gol, Arema FC semakin kehilangan kendali permainan. 

Dua gol tambahan Persebaya lahir dari skema serangan balik cepat, yang menurut Marcos seharusnya sudah diantisipasi sejak awal.

Ia mengakui bahwa transisi permainan timnya berjalan buruk, terutama saat kehilangan bola. 

Padahal, Persebaya dikenal memiliki kekuatan dalam memanfaatkan situasi tersebut.

"Serangan kami tidak efisien, dan kami melakukan kesalahan dalam transisi,"

"Kami tahu Persebaya kuat dalam hal itu, tapi kami tetap gagal mengantisipasi," ungkapnya.

Baca juga: Duel Klasik Arema FC vs Persebaya Surabaya, Santos vs Tavares Adu Strategi

 

Kegagalan Lini Depan Arema FC 


Marcos juga menyoroti kegagalan lini depan Arema yang dinilai tak mampu menciptakan peluang berarti sepanjang pertandingan. 

Ia menyebut laga ini sebagai momen krusial yang ditentukan oleh gol pertama, namun Arema gagal memanfaatkannya.

"Ini pertandingan di mana tim yang mencetak gol lebih dulu akan unggul. Kami bahkan tidak punya peluang untuk mencetak gol,” imbuhnya.

Kekalahan telak ini menjadi pukulan berat bagi Arema FC, terlebih karena terjadi dalam laga sarat gengsi melawan rival abadi. 

Marcos kembali menegaskan permintaan maafnya kepada suporter dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh.

"Saya sekali lagi meminta maaf kepada Aremania. Kami tidak menunjukkan mentalitas untuk memenangkan derbi ini," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.