TRIBUNNEWS.COM - Performa Inter Miami di Liga Amerika Serikat setelah jeda internasional pada awal April lalu masih belum terlalu memuaskan.
Lionel Messi dan kawan-kawan memang belum merasakan kekalahan di laga-laga tersebut.
Namun mereka juga tak terlalu sering mendapatkan angka penuh alias tiga poin penting.
Inter Miami hanya mampu mengoleksi dua kemenangan saja dari total 5 pertandingan yang dijalani.
Sedangkan tiga pertandingan sisanya berakhir imbang atau hanya mendapatkan satu poin saja.
Hasil minor yang pada akhirnya tak bisa membuat Inter Miami memuncaki klasemen wilayah timur MLS sementara.
Baca juga: Sorotan Lionel Messi Laga Real Salt Lake vs Inter Miami: 6 MVP Penyekat Lahirnya Sejarah Baru MLS
Di tengah penurunan tersebut, untungnya klub berjuluk The Herons ini tetap mendapatkan kabar baik dari salah satu pemainnya.
Pemain yang dimaksud adalah penyerang anyar mereka, German Berterame.
Penampilan Berterame perlahan mulai memberikan dampak besar kepada lini depan Inter Miami.
Dari 5 pertandingan klub dengan warna khas merah muda ini, Berterame tak pernah absen mencatatkan namanya dalam kontribusi gol klubnya.
Dengan rincian, Berterame menorehkan 3 gol dan 2 assist.
Ketiga gol yang dibuat pemain berusia 27 tahun ini datang saat Inter Miami berhadapan dengan New York Red Bulls, Colorado Rapids, dan New England Revolution.
Sedangkan dua assist darinya datang saat ia membela Inter Miami yang berhadapan dengan Real Salt Lake dan Austin FC.
Munculnya Berterame memberikan andil nyata dalam statistik Inter Miami memberikan setitik harapan baru.
Setidaknya Inter Miami tak hanya murni mengandalkan Lionel Messi saja sebagai sumber serangan mereka.
Mereka juga bisa membagi dan memberikan sedikit beban kepada Berterame.
Apalagi ia didatangkan dengan kontrak pemain bintang atau designated player.
Dengan itu, seharusnya Berterame pun menanggung kewajiban besar membawa Inter Miami lebih berprestasi.
Setidaknya titik awal ini bisa menjadi pijakan bagi Berterame untuk melanjutkan torehannya ini.
Musim yang harus dijalani Inter Miami masih cukup panjang.
The Herons juga harus mengikuti beberapa turnamen lain yang membuat mereka tak bisa terus mengandalkan Messi.
Kini, Inter Miami tinggal mengharapkan para pemain lainnya mengambil peranan lebih besar.
Pemain seperti Sergio Telasco, Rodrigo de Paul, dan Yannick Bright mesti memberikan andil lebih besar lagi.
Barangkali beban lebih besar tertuju kepada Rodrigo de Paul.
Nama besar de Paul sebagai pemain mentereng yang lama berkompetisi di Eropa membuatnya disorot.
Rekan dekat Messi ini harus bisa membuktikan meskipun bermain dari sektor tengah, ia tetap bisa memberikan pengaruh besar kepada Inter Miami.
Untuk saat ini, laju Inter Miami di wilayah timur terbilang lumayan.
Mereka saat ini berada di peringkat kedua klasemen.
The Herons mengoleksi 19 poin dari 10 pertandingan yang sudah dijalani.
Mereka terpaut tiga poin dari Nashvile SC yang menduduki peringkat pertama.
Sayangnya raihan poin Inter Miami ini rawan dikudeta tim lainnya.
Ada Chicago Fire yang sangat mungkin menurunkan posisi Inter Miami ini.
Pasalnya Chicago Fire baru bermain 9 kali dan memiliki 17 poin.
(Tribunnews.com/Guruh)