TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Seorang warga negara asing (WNA) asal Swedia, ditemukan meninggal dunia di dasar jurang sedalam kurang lebih 30 meter di Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Selasa 28 April 2026 malam.
Korban bernama Kenneth Juan Fujita (60). Ia diduga terjatuh ke dalam jurang sejak Minggu 26 April 2026, sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh tim di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, sebelum kejadian korban sempat mengonsumsi minuman beralkohol di sekitar lokasi.
Saat ditemukan, korban berada di aliran air di dasar jurang dengan kondisi tubuh tersangkut pada bebatuan dan mengalami kerusakan parah.
Proses evakuasi melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Gianyar, bersama aparat kepolisian dari Polsek Ubud dan Satreskrim Polres Gianyar. Evakuasi dimulai sekitar pukul 20.10 Wita, dengan menggunakan peralatan tali mengingat medan yang cukup ekstrem.
Baca juga: TRAGEDI Kakek dan Cucu Hanyut Saat Mandi di Tukad Aya Bontihing, Jenazah Budasa & Cucunya Ditemukan!
Baca juga: TRAGIS! Diduga 3 Anjing Keroyok Anak 4 Tahun Sampai Tewas di Songan Kintamani, Warga Minta Eliminasi
Setelah proses yang berlangsung cukup menantang, korban berhasil dievakuasi pada pukul 21.03 Wita. Selanjutnya, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans PMI Gianyar menuju RS Prof. Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, bersama Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara dan jajaran turut memimpin langsung proses evakuasi di lapangan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kejadian. Dugaan sementara, korban terjatuh ke dalam jurang yang memiliki kedalaman sekitar 30 meter tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta mengatakan, korban diduga telah jatuh ke dalam jurang tersebut sejak Minggu 26 April.
Informasi di lapangan menyebutkan korban sempat minum mikol. "Penyebab lebih pasti, masih didalami aparat kepolisian. Sementara jenazah korban sudah dibawa ke RSUP Prof Ngoerah," ujarnya. (*)