Bruntusan Tak Kunjung Hilang? Ini Panduan Memilih Detergen Aman untuk Kulit Sensitif
Siti Fatimah April 28, 2026 10:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Masalah kesehatan kulit, kerap timbul di masyarakat Indonesia saat ini. Di antaranya seperti infeksi jamur (panu, kurap), kudis (scabies) akibat kelembaban tinggi, serta jerawat dan dermatitis. Bahkan, masalah kulit bruntusan ini pun, sempat ramai dikeluhkan oleh para pengguna hijab di media sosial.

Mereka merasa, sudah sangat baik menjaga kebersihan hijab yang digunakannya tapi tetap saja masalah kulit seperti bruntusan dan jerawat terus muncul. 

Perempuan yang bermasalah dengan kulit itu pun, mulai menerka-nerka penyebab kulit mereka menjadi timbul bruntusan itu.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan masalah kesehatan kulit tersebut. 

Di antaranya, iklim tropis, kurangnya kebersihan lingkungan, dan penggunaan produk detergen yang tak tepat.

Selama ini, hampir semua perempuan yang merasa sudah sangat menjaga kebersihan lingkungannya. 

Tapi, kadang ada yang luput dari perhatian mereka yaitu salah memilih detergen.

Padahal, pemilihan detergen ini sangat penting karena kalau salah menggunakan detergen, berbagai masalah kesehatan kulit akan mengancam keluarganya.

Masalah kesehatan kulit ini pun, tak luput dari perhatian Dokter yang juga seorang influencer kesehatan, Dokter Tirta.

Tirta menjelaskan, penyebab bruntusan salah satunya bisa karena pakaian yang dicuci menggunakan detergen yang salah. 

Sehingga, menimbulkan alergi terutama pada kulit sensitif. 

"Bruntusan, bisa timbul karena penggunaan detergen yang tak cocok. Sehingga, bruntusan yaitu kemerahan dan gatal-gatal. Ini, biasanya terjadi karena sensitif pada detergen yang mengandung SLS dan Paraben," ujar Dr Tirta dikutip dari Media Sosialnya.

Agar tak bruntusan, kata dia, solusinya harus memilih detergen yang tak mengandung dua zat tersebut, yaiitu SLS dan Paraben.

Dr Tirta pun, memberikan tips bagaimana mengecek kandungan detergen tersebut aman untuk kulit atau tidak.

Yakni, dengan memasukkan tangan ke dalam air yang telah dicampur detergen. 

"Ngeceknya gampang, masukan tangan ke detergen kalau gatal berarti kulit hyper sensitif harus cari detergen yang aman," kata Dr Tirta yang juga menjadi Brand Ambassador (BA) Detergen Sayang Hijab. 

Dr Tirta mengatakan, sebagai BA Detergen Sayang Hijab, ia pun aktif mengedukasi pentingnya menjaga kebersihan pakaian serta pentingnya memilih detergen yang aman untuk kulit.

Yakni, tak mengandung SLS dan Paraben.

 "Deterjen Sayang Hijab ini paling aman karena tanpa Paraben & SLS. Jadi, sangat aman untuk kulit sensitif," katanya.

Dr Tirta mengaku, sebagai runner untuk menjaga kebersihan jerseynya, ia selalu mencuci jersey sendiri.

"Saya benar-benar nyuci sendiri, karena pernah ke laundry disterika brudul-brudul. Kan sayang kalau rusak jersey ada yang harganya Rp 1,5 juta hingga 3 juta," katanya.

Menurut Dr Tirta, setiap mencuci jersey biasanya ia menggunakan Detergen Sayang Hijab. Semua pakain basah, ia kumpulkan langsung dicuci dengan Sayang Hijab.

Terutama, pakain dalam dan jersey yang mahal. Karena, Detergen Sayang Hijab Non SLS dan tanpa paraben jadi aman untuk kulitnya yang sensitif.

"Kulit saya sensitif, kalau kena panas bruntusan, dingin bruntusan, ada merek baju bruntusan. Jadi saya memilih detergen Sayang Hijab untuk kulit sensitif. Dan Semua orang harus punya skill mencuci ya, mau cewek atau cewok," katanya.

Dr Tirta pun mengingatkan pada pelari yang lain terutama para pelari pemula agar memperhatikan kebersihan jerseynya.

Agar, saat berolahraga tak sampai bau badan semua baju harus dirawat dengan baik. Kalau tak memperhatikan kebersihan pakaian, biasanya baju akan bau apek dan saat lari baunya tak enak.

"Kalau punya hobi lari, jerseynya cuci yang benar jadi tak akan mengganggu sekitarmu. Jersey harus dirawat kalau sering dipakai agar tak bau," katanya.

Tak hanya dr Tirta, di media sosialnya Youtuber Ria Ricis pun membagikan pengalamannya soal kulitnya yang sensitif.

Saat awal-awal berhijab, Ricis mengaku sempat mengalami break out parah. Padahal, hijab yang digunakannya sudah dicuci dengan baik.

"Hijab yang saya pakai padahal sudah dicuci bersih tapi muka bisa break out. Ternyata, pemilihan detergen ini sangat ngaruh," katanya.

Namun, menurut Ria Ricis, setelah tahu ada Detergen Sayang Hijab ia pun tak memiliki masalah dengan kulit lagi.

Jadi, ia sangat merekomendasikan produk detergen ini pada semua perempuan berhijab yang ingin terhindar dari masalah kulit.

"Mencuci pakai Detergen Sayang Hijab ini  bersih banget dan wangi banget yang terpenting ini tanpa SLS dan Paraben," katanya.

Saat menjadi pembicara di acara talk show Pop Mama Event, Ria Ricis pun mengingatkan pada semua ibu-ibu yang hadir agar selalu mencari produk yang aman untuk keluarganya.

Termasuk, saat memilih detergen untuk mencuci jangan sampai salah pilih dan menimbulkan masalah kulit pada semua anggota keluarga.

"Cari produk yang aman saat membersamai anak-anak. Salah satunya, saat mencuci pakaian mereka pakai Detergen Sayang Hijab yang bebas SLS dan Paraben jadi sangat aman untuk kulit," paparnya.

Pencegahan masalah kesehatan kulit ini pun menjadi hal yang penting bagi Deterjen Sayang.

Sehingga, brand ini terus membuat kampanye untuk mengedukasi masyarakat pentingnya memilih produk deterjen yang wangi, bersih serta aman terhadap kulit.

Menurut Brand Manager Deterjen Sayang, Brigitta D Pricillia, pihaknya telah menggelar kampanye soal penggunaan deterjen yang aman terhadap masalah kulit itu sejak 2025 lalu. Kampanye berbentuk talk show tersebut, menyasar semua perempuan. 

Termasuk, perempuan yang menggunakan hijab.

Mereka, diedukasi bagaimana memilih detergen yang tepat.

Sehingga, para hijabers tersebut akan terhindar dari masalah kulit seperti jerawat yang kerap muncul di area tertutup hijab. Karena, jerawat tersebut kerap muncul, akibat kurangnya memperhatikan kebersihan hijab dan pakaian.

"Bahkan isu soal kesehatan kulit ini menarik perhatian publik, termasuk Ria Ricis yang merasa relevan secara personal," ujar Brigitta.

Ria Ricis, dihadirkan dalam talkshow untuk berbagi pengalamannya bagaimana memilih pakaian agar kulitnya tetap terjaga.

Ria Ricis kami hadirkan di talk show as a mom yang berdaya dan memanfaatkan social media sebagai influencers yang punya jutaan followers. Tentu akan menginspirasi banyak orang dengan pengalamannya," kata Brigitta.

Menurut Brigitta, Sayang Hijab akan terus berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit dengan memilih deterjen yang benar dan aman.

Sayang Hijab, hadir di berbagai kegiatan seperti Muhasabah Cinta, Grebek Pasar, dan Pop Mama Event untuk menyebarkan awareness tentang pentingnya menjaga kebersihan pakaian dan pentingnya memilih deterjen yang aman di kulit ini.

"Kami ingin semua mengerti, bahwa merawat kebersihan adalah bentuk rasa sayang terhadap diri sendiri dan keluarga. Jadi, jangan salah pilih deterjen pilih lah Sayang, Pilihan Aman," paparnya.

Berikut Tips memilih produk yang aman untuk kebersihan hijab dan pakaian:

1. Pilih deterjen yang adem ditangan

2. Pilih deterjen yang memiliki teknologi busa salju. Karena, teknologinya akan membersihkan sekaligus wangi harumnya tahan lama dan tetap terjaga tapi aman untuk kulit.

3.⁠ ⁠Deterjen yang aman untuk kulit itu, kandungannya tanpa SLS dan Paraben seperti Detergen Sayang Hijab.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.