HUT ke-74 PELNI, Kantor Cabang Nunukan Santuni Anak Yatim dan Tegaskan Komitmen Transformasi
Cornel Dimas Satrio April 28, 2026 10:38 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI Cabang Nunukan menggelar tasyakuran sederhana dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74, Selasa (28/4/2026). 

Kegiatan berlangsung di Kantor PELNI yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Acara ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui virtual Zoom dengan mengusung tema Driving Performance Through Strategic Execution.

Tema tersebut mencerminkan komitmen PT Pelni untuk terus bertumbuh, memperkuat konektivitas, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam menghubungkan wilayah Indonesia, khususnya sektor maritim.

Dalam momentum tersebut, PELNI juga memperkenalkan logo HUT ke-74 yang melambangkan ketangguhan perusahaan selama lebih dari tujuh dekade mengarungi samudera. 

Desain garis dinamis dengan warna biru dan oranye mencerminkan keandalan, semangat, serta transformasi berkelanjutan.

28042026 HUT ke-74 PT Pelni 02
HUT PELNI - Kepala Cabang PT PELNI Nunukan, Sudjito, menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu pada acara tasyakuran HUT ke-74 PELNI di Kantor PELNI Nunukan, Jalan Ahmad Yani, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini digelar sederhana dan serentak secara virtual di seluruh Indonesia sebagai bentuk rasa syukur serta kepedulian sosial perusahaan.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Terbaru Mei 2026 Makassar-Nunukan: Transit di Parepare, Balikpapan, dan Tarakan

Semangat Transformasi

Direktur Utama PT PELNI (Persero), Tri Andayani, dalam sambutannya menegaskan, kinerja unggul hanya dapat dicapai melalui eksekusi strategi yang disiplin, konsisten, dan terukur.

"Kinerja perusahaan dari tahun ke tahun harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia. Sejalan dengan semangat transformasi, PELNI terus melakukan pembaruan di berbagai lini," ujarnya.

Ia menambahkan, transformasi tidak hanya sebatas konsep atau kebijakan di atas kertas, tetapi harus diwujudkan secara nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Perubahan itu sudah kita lakukan, mulai dari pembaruan logo, tampilan kapal yang kini lebih segar dan selaras dengan identitas maritim, hingga transformasi digitalisasi yang berjalan secara paralel," jelasnya.

Tri Andayani juga mengapresiasi seluruh insan PELNI atas kerja keras, dedikasi, dan integritas dalam memajukan perusahaan.

Santuni Anak Yatim Piatu

Dalam kegiatan tersebut, PT Pelni Cabang Nunukan turut menghadirkan anak-anak yatim piatu.

Kepala Cabang PELNI Nunukan, Sudjito, secara langsung menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan.

Sudjito mengatakan, Pelni Nunukan memiliki peran strategis sebagai penghubung utama wilayah perbatasan Indonesia.

"PELNI hadir untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar serta distribusi logistik berjalan dengan baik melalui layanan kapal penumpang, kapal perintis, dan kapal tol laut," katanya.

Menurutnya, keberadaan Pelni Nunukan sangat membantu masyarakat dalam mengakses berbagai daerah di Indonesia, baik untuk perjalanan, perdagangan, maupun distribusi barang, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan.

Dengan dedikasi selama 74 tahun, PELNI terus bertransformasi menghadirkan Sustainable Connectivity guna memastikan daerah perbatasan tetap terhubung dengan pusat-pusat ekonomi nasional.

Namun demikian, Sudjito mengakui adanya sejumlah tantangan di wilayah kepulauan seperti Nunukan, terutama faktor cuaca yang tidak menentu.

"Hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi kerap memengaruhi jadwal keberangkatan kapal. Bahkan, proses bongkar muat di pelabuhan juga bisa terhambat demi menjaga keselamatan," ungkap Sudjito.

Pada peringatan HUT ke-74 ini, PELNI menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan kebutuhan transportasi laut kepada perusahaan tersebut.

PELNI juga berkomitmen untuk terus menjadi perusahaan pelayaran nasional yang tangguh dan andal, dengan fokus pada peningkatan keselamatan dan kenyamanan penumpang, penguatan konektivitas antarwilayah termasuk daerah 3T, serta peningkatan kualitas layanan yang lebih modern, cepat, dan mudah diakses.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk mendukung transformasi perusahaan serta menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan laut.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.