TRIBUNJATIM.COM - Simak ramalan cuaca Jatim pada Rabu 29 April 2026.
Mayoritas wilayah di Jawa Timur mengalami cuaca cerah berawan.
Namun ada sejumlah daerah yang mengalami hujan di siang hari dan malam hari
Ramalan cuaca Jatim ini dilansir dari situs BMKG.
Berdasarkan laman resmi BMKG, daerah yang diprediksi diguyur hujan ringan:
Pasuruan: 25–31°C, menjadi daerah paling panas.
Kota Batu: 17 - 23°C, tercatat sebagai daerah terdingin.
Rata-rata suhu udara di Jawa Timur hari ini: 24–30°C.
Baca juga: Ramalan Cuaca Jatim Selasa 28 April 2026, Gresik Pasuruan Kediri Probolinggo Blitar Hujan Ringan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini terkait kondisi cuaca di Jawa Timur pada tahun 2026.
Musim kemarau tahun ini diperkirakan akan berlangsung lebih panjang dan cenderung lebih kering dibandingkan rata-rata normalnya.
Melalui Stasiun Klimatologi Jawa Timur, BMKG menyebutkan bahwa kondisi ini dipicu oleh potensi fenomena El Nino yang mulai berkembang pada pertengahan tahun.
Fenomena tersebut diprediksi akan memperkuat dampak kekeringan di berbagai wilayah di Jawa Timur.
Berdasarkan analisis terbaru yang dirilis melalui akun Instagram resmi @infobmkgjuanda, sekitar 75,5 persen wilayah Jawa Timur berpotensi mengalami curah hujan di bawah normal.
Hal ini memicu risiko tinggi terjadinya krisis air bersih dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla).
Baca juga: Ramalan Cuaca Jatim Senin 27 April 2026, Waspada Petir di Tiga Daerah ini
BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Jawa Timur akan terjadi pada Agustus 2026, di mana puluhan Zona Musim (ZOM) akan mencapai titik paling kering. Selain lebih kering, awal musim kemarau di beberapa daerah juga mengalami keterlambatan.
"Sekitar 46,2 persen wilayah di Jawa Timur baru memasuki musim kemarau lebih lambat dari jadwal normalnya," tulis laporan BMKG dikutip Rabu (15/4/2026).
Adapun durasi musim kemarau yang lebih panjang diprediksi akan melanda setidaknya 39 Zona Musim (ZOM) di Jawa Timur. Potensi El Nino sendiri diperkirakan mencapai 50 hingga 60 persen dan mulai menguat pada pertengahan tahun ini.
Menanggapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG memberikan sejumlah rekomendasi mitigasi, terutama bagi sektor-sektor vital: