TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ratusan Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) tampak mendatangi pameran pendidikan Ayo Kuliah di Malaysia yang berlangsung di Hotel Golden Tulip, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin 27 April 2026.
Kegiatan ini juga dihadiri puluhan Kepala Sekolah Menengah Atas yang ada di Kota Pontianak. Mereka tampak silih berganti mengunjungi beberapa stand pendidikan yang tersedia untuk mengulik informasi lebih lanjut.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Pontianak, Ibrahim, M. Pd mengatakan bahwa kegiatan positif ini diharapkan mampu menjadi salah satu alternatif bagi para pelajar dalam menentukan pendidikan lanjutan ke luar negeri.
"Kegiatan ini sangat positif, karena anak sekarang kebanyakan memilih untuk sekolah internasional. Insya Allah pameran kuliah di Malaysia ini bisa menjadi alternatif untuk anak-anak kita di Pontianak Kalimantan Barat khususnya," katanya.
Ia mengatakan negara Malaysia punya keterikatan yang erat bagi Kalimantan Barat khususnya Kota Pontianak karena dapat mempermudah siswa untuk beradaptasi.
"Karena dari sisi budaya kurang lebih sama. Dari segi penerbangan juga lebih mudah, murah dan lebih terjangkau. Kalau ke Jogja itu mungkin tidak bisa di bawah Rp1juta toh," ungkapnya.
Konsulat Jenderal Malaysia Pontianak, Konjen Encik Azizul Zekri bin Abd Rahim yang juga hadir dalam kegiatan itu mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah karena telah mendukung program tersebut.
Dengan konektivitas yang dimiliki, ia berharap agar dunia pendidikan internasional khususnya Indonesia-Malaysia bisa lebih mudah.
Baca juga: Brigadir Muhammad Nur, Lantunkan Ayat Suci di MTQ Pontianak Barat
"Kami menyediakan alternatif kepada anak-anak di kalbar ini memang untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi di Malaysia. Selain budayanya yang kurang lebih sama lokasi yang tidak begitu jauh jika dibanding dengan negara lain kita lebih terjangkau dan sudah ada pesawat yang langsung juga," ujarnya.
Dengan ini, diharapkannya agar konektivitas yang sudah terhubung melalui dapat membantu dan memudahkan para pelajar untuk mengenyam pendidikan di Malaysia.
Kemudian, Menteri (Pendidikan) Kedutaan Besar Malaysia Jakarta, Dr. Hasnul Faizal bin Hushin Amri mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan di Kota Pontianak.
"Semoga anak-anak yang datang bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dan kita harapkan bisa menambah motivasi pelajar-pelajar untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi di Malaysia," harapnya.
Di sisi lain, Head Southest Asia & Oceania of Education Malaysia Global Services, Megat Mohd Samsul menjelaskan alasannya memilih Kota Pontianak sebagai titik lokasi kegiatan.
"Kenapa di Pontianak karena Kota Pontianak menjadi salah satu kota tertinggi yang melanjutkan pendidikan di Malaysia. Tahun ini sudah ada 160 ribu pelajar antar bangsa dari 100 lebih negara, Indonesia nomor 2," ungkapnya.
Sama dengan narasumber sebelumnya, ia juga mengatakan bahwa dengan adanya konektivitas jalur udara akan memberikan nilai tambah dan menjadi salah satu faktor pendukung untuk pelajar bisa melanjutkan pendidikan, khususnya di Malaysia. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!