TRIBUNWOW.COM - Aremania evaluasi Arema FC setelah kalah telak dari Persebaya Surabaya, 2 diminta out hingga desak lakukan ini.
Dilansir TribunWow.com, Arema FC di luar dugaan kalah telak dari rival abadinya, Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa (28/4/2026).
Empat gol pembantai Arema FC dibukukan oleh tiga pemain berbeda Persebaya Surabaya.
Brace dibukukan oleh gelandang serang Persebaya Surabaya, Francisco Rivera (49') (82').
Baca juga: Hasil Arema FC Vs Persebaya: Bajul Ijo Luar Biasa dengan 4 Gol, Singo Edan Kehilangan Lini Belakang
Selain itu, kekalahan Arema FC atas Persebaya Surabaya juga buat Aremania banjiri kantor manajemen Singo Edan dengan pamflet kekecewaan.
Hal itu diungkap oleh akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @serdadumerahputih1945
Menarik dinantikan evaluasi apa yang akan diambil jajaran manajemen dan tim pelatih Arema FC seusai kalah telak dari Persebaya Surabaya.
Di menit ke-3 Gustavo Franca melakukan ancaman pertama di laga awal untuk Persebaya Surabaya.
Gustavo Franca yang bebas dari pengawalan bisa melakukan tendangan ke arah gawang dengan bebas.
Namun, tendangan dari Gustavo Franca masih melebar dari gawang Kiper Andhika.
Di menit ke-11 Arkhan Fikri yang mendapatkan peluang melakukan tembakan namun masih belum berbuah gol.
Gustavo Franca kembali mengancam gawang Persebaya Surabaya saat tendangannya masih diblok oleh pemain lawan.
Hingga 20 menit babak pertama, kedua pemain masih jual beli serangan meski laga berjalan dengan tempo standar.
Arema masih memiliki kontrol permainan atas Persebaya Surabaya.
Persebaya Surabaya main defensif dengan memperbanyak pemain di lini belakang.
Sundulan Betinho di menit ke-28 yang mendapat umpan dari pojok masih melebar.
Padahal posisinya sudah bebas dari pengawalan pemain Persebaya Surabaya.
Tambahan waktu 1 menit di babak pertama namun tak ada gol yang tercipta.
Baca juga: BREAKING NEWS: Rivera Berdiri Bebas Tanpa Kawalan Pemain Arema FC di Lini Belakang, Gol Tercipta
Persebaya membuka keran gol pertamanya di menit ke-48 melalui Francisco Rivera.
Berawal dari kesalahan lini belakang Arema FC yang tak memberikan pengawalan dari Rivera.
Rickovic memberikan umpan dari sisi sayap lalu diumpan tarik pada Rivera.
Pemain belakang Arema FC bahkan tak menyadari jika bola akan sampai di kaki Rivera.
Rio Fahmi langsung mendekat ke Rivera namun sudah terlambat, saatnya Rivera melakukan one on one dengan Frigeri.
Tendangan Rivera pun tak bisa dibendung, skor 0-1 untuk Persebaya Surabaya.
Dalberto yang mendapatkan umpan dari Betinho nyaris menyamakan kedudukan.
Kehadirannya dari blind side sudah diantisipasi oleh Kiper Andhika.
Bola lebih dekat dari Andhika dibanding Dalberto.
Di menit ke-74, wasit menunjuk titik putih untuk Persebaya Surabaya.
Hal ini karena sundulan dari Hansamu Yama yang sangat keras mengenai bagian belakang Rivera.
Algojo penalti adalah Bruno Moreira yang awalnya bisa ditepis oleh Kiper Lucas.
Bola rebound yang ditakis oleh Lucas disambut oleh Jefferson menjadi gol.
Sedangkan pemain Arema FC hanya melihat saat para pemain Persebaya berlari ke arah bola rebound.
Skor menjadi 0-2 untuk Persebaya Surabaya.
Rivera mencetak brace di menit ke-81 atas derbi panas lawan Arema FC.
Berawal dari serangan balik yang mematikan dari Alfredo Tata melakukan solo run.
Saat sudah mendekati gawang, Tata mengumpan pada Rivera yang berdiri bebas tanpa pengawalan.
Ia langsung melakuan sontekan hingga skor menjadi 3-0.
Di menit ke-88 giliran Rivera yang memanjakan Tata, saat mendapatkan kesempatan untuk serangan balik.
Rivera tak mau langsung menendang meski ia menang jumlah pemain atas Arema FC.
Rivera mengumpan pada Tata yang tak mendapatkan kawalan.
Skor 0-4 Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Layaknya derbi penuh tensi, saat menit sudah menunjukkan waktu penuh, kedua kesebelasan terlibat cekcok.
Wasit memanggil Rivera dan Joel Vinicius untuk diberikan peringatan karena dianggap awal mula perselisihan.
Tambahan waktu 5 menit di injury time namun tak ada tambahan gol tercipta.
Kiper: Lucas Frigeri
Belakang: Hansamu Yama, Rio Fahmi, Johan Farizi, Roberto Filho
Gelandang: Arkhan Fikri, Gustavo Franca, Matheus da Conceicao
Penyerang: Dalberto, Gabriel Silva, Joel Vinicius
Kiper: Andhika Ramadhani
Belakang: Arief Catur, Gustavo Henrique, Jefferson Junio, Risto Mitrevski
Gelandnag: Francisco Rivera, Milos Rickovic, Toni Firmansyah
Penyerang: Mihailo Perovic, Gali Freitas, Riyan Ardiansyah
(TribunWow.com/ Adi Manggala S/Tiffany Marantika)