BOLASPORT.COM - Malut United akan menggelar laga kandang kontra Persis Solo di Stadion Jatidiri, Semarang.
Manajemen Malut United memilih bertahan di Jawa pada pekan ini di Super League 2025/26.
Pada Selasa (28/4/2026) malam, Malut bertandang ke PSBS Biak pada pekan ke-30 Super League.
Laskar Kie Raha membantai Badai Pasifik yang memang sedang terbenam di dasar klasemen.
David Da Silva mencetak dua gol dalam laga yang berakhir dengan skor 0-7, seluruh gol terjadi di babak kedua.
Usai laga tersebut, Malut seharusnya kembali ke Ternate, Maluku Utara, untuk partai pekan ke-31.
Namun laga kontra Persis Solo itu dipindahkan ke Stadion Jatidiri, Semarang.
Melihat jadwal dua pekan ke depan, Laskar Kie Raha memang akan menghadapi dua klub area Jawa Tengah-Yogyakarta.
Pekan berikutnya setelah menjamu Persis, Malut bakal bertandang ke PSIM Jogja di Stadion Sultan Agung, Bantul.
BolaSport.com bertanya pada pelatih Hendri Susilo usai laga kontra PSBS soal itu.
"Mengenai pemindahan itu jujur saja kita biar lebih simpel lebih mudah," ucap Hendri.
"Biar satu paket sama laga Persis Solo," jelasnya.
Satu paket yang dimaksud adalah rentetan tiga laga melawan PSBS, Persis, dan PSIM.
Jika Malut kembali ke Maluku Utara untuk laga Persis, maka akan membutuhkan ongkos dan durasi perjalanan melelahkan.
Oleh sebab itu, manajemen memilih menetap di Jawa Tengah, dengan stadion representatif di Jatidiri.
"Intinya menghemat juga," tegas Hendri.
Malut sendiri saat ini menempati peringkat keempat setelah 30 pertandingan Super League.
Yakob Sayuri dkk mengoleksi 49 poin, unggul satu poin dari Persebaya di peringkat lima.
Meski begitu Malut dipastikan gagal finis di dua besar yang berhadiah tiket ke kompetisi Asia.