TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Prestasi membanggakan diukir oleh tiga siswi SMA Katolik (SMAK) Frateran Maumere, dalam ajang renang perairan terbuka Komodo Ocean Swim 2026 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Tiga siswa ini membawa pulang medali.
Dalam kompetisi yang berlangsung di Pulau Seraya Kecil, Labuan Bajo, Minggu (26/4/2026), Healdegardiz Gerejati Banabera, akrab disapa Helda ini sukses menyabet Juara 1 kategori Junior Perempuan jarak 1,2 kilometer sekaligus meraih predikat Fastest Woman.
Kemenangan ini terasa spesial karena Helda mengaku sebenarnya memiliki ketakutan terhadap kedalaman laut atau thalassophobia.
"Saya sebenarnya fobia laut. Jadi kalau melihat ke bawah itu rasanya khawatir ada apa-apa. Tapi puji Tuhan, saya bisa menaklukkannya dan mendapat juara," ujar Helda dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).
Baca juga: Helda, Siswi SMAK Frateran Maumere Juara 1 Kategori Junior Perempuan di Komodo Ocean Swim 2026
Helda menceritakan bahwa tantangan berenang di laut lepas jauh berbeda dengan di kolam renang. Selain jarak, ia harus beradu cepat dengan peserta laki-laki karena keberangkatan yang dilakukan bersamaan.
"Tenaga laki-laki tentu lebih besar, itu jadi tekanan tersendiri. Selain itu, di laut tidak ada garis lintasan, jadi kami harus mengatur navigasi sendiri dengan melihat bui (pelampung) sebagai patokan rute," jelasnya.
Tidak hanya Helda, rekan satu timnya dari SMAK Frateran Maumere juga memborong gelar juara. Bayu Priambodo berhasil meraih Juara 2 kategori putra, sementara Michelle Evata Leong mengamankan posisi Juara 2 di kategori Junior Perempuan.
Meski sukses memborong podium, tim renang ini ternyata hanya memiliki waktu persiapan yang sangat singkat. Bayu Priambodo mengungkapkan bahwa mereka hanya berlatih intensif selama satu minggu sebelum hari perlombaan.
"Biasanya persiapan lomba itu satu sampai dua bulan, tapi kali ini kami hanya satu minggu. Kami juga harus menempuh perjalanan darat selama 19 jam dari Maumere ke Bajo," ungkap Bayu.
Baca juga: Sepuluh Siswa SMAK Frateran Maumere Borong Medali di Ajang Nasional Quantum Student Olympiad 2026
Michelle Evata Leong, raihan Juara 2 kategori Junior Perempuan ini merupakan pencapaian yang mengejutkan. Ia mengaku sempat merasa kurang percaya diri karena terbiasa bertanding di kolam renang, bukan di laut lepas.
"Ini merupakan lomba pertama saya di laut. Sebelumnya saya lebih banyak lomba di kolam. Dengan waktu persiapan yang hanya satu minggu, jujur saya merasa belum terlalu siap," ungkap Michelle.
Rasa tidak percaya diri itu sempat membuatnya ragu bisa membawa pulang medali. Namun, semangat untuk mengharumkan nama sekolah memicu motivasinya saat melintasi rute Pulau Seraya.
"Awalnya saya tidak pede bisa bawa pulang medali, tapi puji Tuhan saya bisa memberikannya untuk sekolah," tambahnya.
Keberangkatan mereka mendapat dukungan penuh dari sekolah. Pihak SMAK Frateran Maumere memberikan dispensasi waktu bagi para atlet untuk berlatih pada pagi dan sore hari, serta memastikan para siswa tidak ketinggalan materi pelajaran melalui pengiriman tugas secara daring.
Dilansir dari Pos Kupang, ajang Komodo Ocean Swim 2026 yang diselenggarakan oleh Bali Sports Foundation (BSF) Asia ini diikuti oleh 36 peserta dari berbagai negara, mulai dari Amerika Serikat, Australia, hingga Spanyol.
Founder BSF Asia, Rodney Holt, menyebutkan bahwa selain untuk mempromosikan sports tourism di Labuan Bajo, ajang ini memiliki misi sosial. Seluruh biaya pendaftaran peserta didonasikan untuk mendukung program olahraga bagi penyandang disabilitas di wilayah Indonesia Timur.
Atas pencapaian ini, Hella berharap ajang serupa dapat digelar di daerah asalnya, Kabupaten Sikka.
"Anak-anak di Sikka punya potensi besar. Semoga ke depan ada event serupa di Teluk Maumere agar bakat-bakat lokal lebih terlihat," tutupnya.