Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin menjadi sorotan pasca insiden tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4/2026) malam.
Raut wajahnya sendu tak bisa membendung duka yang menyelimuti Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Saat membersamai Presiden Prabowo dalam konferensi pers, Bobby sesekali menunduk dengan wajah lesunya.
Tak hanya itu, foto Bobby juga viral di media sosial.
Ia tampak duduk termenung memandangi bangkai kereta.
Aksi itu membuat publik menaruh simpati besar kepada sosok Bobby.
Diketahui Bobby baru satu tahun menjabat sebagai Dirut KAI.
Ia ditunjuk menggantikan Didiek Hartantyo pada 2025 lalu.
Kecelakaan kereta di Bekasi Timur menjadi tragedi pertama yang dihadapinya sejak menjabat bos di PT KAI.
Dalam masa satu tahunnya, ia tampak terampil membuat manajemen perkeretapian tetap 'profesional' dengan membangun sejumlah stasiun baru yang moderen.
Bobby fokus membawa KAI menjadi penyedia layanan transportasi modern yang efisien, andal, dan ramah lingkungan, memanfaatkan pengalamannya dalam transformasi BUMN sebelumnya.