Iran kembali memperingatkan angkatan laut AS akan kekuatan baru dari Teheran.
Para pejabat IRGC mengancam akan melakukan balasan besar-besaran atas situasi konflik di sekitaran Selat Hormuz.
Iran memperingatkan ancaman kekuatan angkatan laut terbaru jika AS melakukan pergerakan militer di Selat Hormuz.
Hal ini disampaikan oleh asisten politik Komandan Angkatan Laut IRGC Mohammad Akbarzadeh pada Selasa (28/4/2026).
Teheran mengungkap siap menggunakan kemampuan maritim canggih yang disebutnya sebagai teknologi penargetan cerdas.
Ia menyatakan bahwa angkatan laut Iran siap memperkenalkan sistem baru jika Washington meningkatkan ketegangan lebih lanjut.
Ia juga menyebut peringatan tersebut sebagai bagian dari postur pencegahan Iran di kawasan itu.
Akbarzadeh juga mengeluarkan peringatan langsung mengenai aset militer AS di kawasan tersebut.
Kapal perang AS nantinya akan menghadapi konsekuensi berat jika serangan dilancarkan pada Iran.
Ia juga menegaskan bahwa kapal perang raksasa AS akan terbakar dan dinonaktifkan jika nekat menyerang.
Pejabat IRGC itu menambahkan bahwa alat-alat lain dari Poros Perlawanan akan diaktifkan sebagai respons terhadap eskalasi AS.
Iran juga menegaskan bahwa angkatan laut Teheran tak sedikitpun berkurang di Selat Hormuz.
Bantahan ini menyusul klaim dari AS yang menyebut bahwa Iran telah kalah di Hormuz.