Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CILEUNGSI - Seorang pria ditemukan terkapar tak bernyawa dalam sebuah rumah di Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Pria tersebut diketahui berinisial RKS, berusia 46 tahun yang berprofesi sebagai driver Taxi Green SM asal Palmerah, Jakarta Barat.
Penemuan mayat yang mengejutkan itu terjadi pada Selasa (28/4/2026), sekitar pukul 14.59 WIB di Perumahan Kota Wisata Vancouver.
Peristiwa bermula saat rekan sesama driver diperintahkan oleh perusahaannya untuk mengecek korban.
Pasalnya, tidak ada yang mengetahui kabarnya sehingga operator perusahaan ingin memastikan kondisi driver serta unit taxinya.
"Karena driver infonya terkahir sakit dan sudah lima hari mobil tidak beroperasi," ujar Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, Rabu (29/4/2026).
Setibanya di lokasi, rekan korban melapor kepada security perumahan dan menjelaskan masksud serta tujuannya.
Security yang menerima laporan tersebut pun langsung memberikan pendampingan lalu mengecek tempat korban.
"Saksi menyampaikan kepada satpam bahwa ia tidak berani cek, kemudian satpam melihat dari pintu teralis terlihat orang terkapar," katanya.
Dengan kecurigaan yang semakin kuat, security perumahan pun berkoordinasi dengan pengelola yang kemudian menginfokan kepada pihak keluarga serta aparat kepolisian.
Saat dilakukan pengecekan lebih lanjut, korban ditemukan dalam kondisi terlentang di lantai pinggir dapur dengan mulut dan hidung mengeluarkan darah, serta di pergelangan tangan kanan terdapat plester warna putih.
Di lokasi kejadian juga petugas menemukan berbagai jenis obat-obatan vosedon, sanmol, bodrex extra, OBH COMBI, antasida doen, mixagrip, lodialokev omeprazole, vosedon, redoxon, dan sanmol forte.
Sementara itu, pihak kepolisian belum menjelaskan secara pasti penyebab tewasnya korban karena masih dilakukan pendalaman.
"Tidak ada tanda-tanda kerasan dalam tubuh korban, kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk dilakukan pemeriksaan," katanya.