KPU Belitung Timur Edukasi Pelajar SMKN 1 Manggar jadi Agen Demokrasi
Hendra April 29, 2026 03:24 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur terus bergerak untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi, Rabu (29/4/2026).

Kali ini, sasaran utamanya adalah generasi muda melalui program bertajuk “KPU Beltim Menyapa Pemilih Pemula” yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Manggar, Desa Padang, Kecamatan Manggar.

Kehadiran jajaran KPU di tengah-tengah siswa ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran politik sejak dini kepada calon pemilih masa depan.

Anggota KPU Beltim Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Asrikhah memberikan amanat penting mengenai peran strategis pemuda dalam demokrasi.

Asrikhah menjelaskan bahwa pelajar yang telah atau segera memasuki usia 17 tahun memiliki hak istimewa, yakni hak suara. Ia mengatakan kesadaran untuk menggunakan hak pilih tersebut harus dimulai dari kejujuran data kependudukan.

“Demokrasi yang sehat dimulai dari data yang jujur. Kami mengajak adik-adik semua untuk tidak hanya menjadi pemilih, tapi juga menjadi agen demokrasi di lingkungan keluarga masing-masing,” ujar Asrikhah.

Tujuan utama dari sosialisasi kali ini adalah mengenai layanan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Asrikhah mengatakan data pemilih sangatlah dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu.

"Edukasi ini penting agar tidak ada lagi keraguan saat masuk ke TPS nanti," ucapnya.

Oleh karena itu, pembaharuan data secara berkala menjadi acuan agar daftar pemilih tetap akurat, mutakhir, dan komprehensif.

Melalui layanan PDPB, KPU memastikan setiap warga yang memenuhi syarat dapat terdaftar. Asrikhah merinci ada tiga kategori utama dalam pemutakhiran ini, yang pertama adalah Pemilih Baru bagi warga yang baru berusia 17 tahun atau juga pensiunan TNI/Polri.

Kategori kedua adalah kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Kategori ini mencakup pemilih yang telah meninggal dunia, data ganda, pindah keluar daerah, hingga masyarakat yang berubah status menjadi anggota TNI/Polri.

Terakhir kategori ketiga adalah Ubah Data. Kategori ini diperuntukkan bagi pemilih yang mengalami perubahan identitas kependudukan, seperti perubahan nama, alamat rumah, hingga status perkawinan.

"Kalian adalah pemilik masa depan daerah ini. Suara kalian adalah penentu arah beberapa tahun ke depan," ungkap Asrikhah.

KPU Beltim pun mengajak seluruh siswa dan pihak sekolah untuk aktif melaporkan perubahan data apabila ada. Hal ini bisa dilakukan secara mandiri untuk diri sendiri maupun data anggota keluarga di rumah.

Bagi masyarakat yang ingin melakukan pemutakhiran, KPU Beltim membuka layanan terbuka setiap hari kerja di Kantor KPU Kabupaten Belitung Timur, Komplek Perkantoran Manggarawan, Desa Padang. Layanan ini tersedia pukul 08.00-16.00 WIB.

Melalui pendekatan ke sekolah-sekolah, KPU Beltim optimis tingkat partisipasi pemilih pemula akan meningkat signifikan. Selain itu, diharapkan generasi muda semakin melek politik dan tidak apatis terhadap perkembangan demokrasi di daerahnya.

"Kami ingin generasi muda berperan aktif menjaga kualitas demokrasi di masa depan. Langkah kecil mereka dalam memastikan data pemilih adalah kontribusi besar bagi negara," tutup Asrikhah. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.