Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR- Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta di stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi bertambah menjadi 16 orang.
Per Rabu (29/4/2026) sekira pukul 09.00 WIB, korban atas nama Mia Citra (25) dikabarkan meninggal dunia.
Mia meninggal dunia usai sempat mendapat perawatan intensif di ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, sejak Selasa (28/4/2026) pagi.
Sebelum dirawat intensif, Mia dikabarkan sempat terjebak di gerbong Commuter Line imbas kecelakaan kereta terjadi.
Mia baru dapat dievakuasi petugas gabungan pada Selasa (28/4/2026) dinihari seusai kecelakaan terjadi pada Senin (27/4/2026) malam.
Baca juga: Update Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur: 16 Orang Meninggal
Baca juga: Total Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Mencapai 106 Orang
"Saya dari rumah dikabarkan (Pihak RS) katanya mba Mia drop, pas saya sampai RS, dikabarkan meninggal dunia," kata Ika selaku tante dari Mia, saat ditemui di ruang jenazah RSUD Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026).
Ika menjelaskan, jenazah keponakannya itu selanjutnya dibawa ke rumah duka di Perumahan Mangun Jaya Lestari II, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Jika telah sampai di rumah duka, jenazah langsung disalatkan dan kemudian dibawa pihak keluarga ke kampung halaman Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
"Ini jenazah dibawa ke rumah duka di Tambun Selatan, nanti akan dibawa ke kampung di Ngawi hari ini juga," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, PT KAI mencatat terdapat 106 penumpang yang menjadi korban kecelakaan kereta di stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, ratusan korban itu terdiri dari yang meninggal dunia, dan luka-luka.
"Korbab meninggal dunia maupun yang luka-luka adalah sejumlah 106 penumpang. Kemudian yang meninggal dunia 15 penumpang dan yang luka-luka 91," kata Bobby saat conference pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).
Bobby menjelaskan, dari puluhan korban luka-luka, beberapa sudah kembali ke kediaman masing-masing.
Ia pun berharap terhadap para korban yang masih dirawat intensif di sejumlah Rumah Sakit (RS) dapat diberikan kesembuhan.
"Dari 91 penumpang yang luka-luka, 38 penumpang sudah kembali," jelasnya. (M37)