Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMAN 10 Bandar Lampung.
Nasel Arrasy Permana (17) berhasil meraih posisi Mekhanai Pariwisata Kota Bandar Lampung 2026, pada ajang pemilihan Muli Mekhanai, sebuah kompetisi bergengsi yang bertujuan memilih duta wisata muda berbakat dan berwawasan luas.
Pengumuman pemenang grand final yang berlangsung pada Senin (27/4/2026) lalu menjadi momen berharga bagi Nasel.
Ia mengaku pencapaiannya tersebut merupakan pengalaman baru yang penuh tantangan sekaligus pembelajaran.
“Ini pertama kalinya saya mengikuti ajang seperti ini. Awalnya saya sempat ragu. Namun setelah melihat pengalaman teman-teman, saya akhirnya memberanikan diri mencoba tahun ini,” ujar Nasel Rabu (29/4/2026).
Baca juga: Paskibra SMA Al Azhar 3 Bandar Lampung Bawakan Formasi Unik Kembang Telur
Perjalanan Nasel dalam kompetisi ini tidaklah mudah. Ia harus melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran, seleksi awal, hingga semifinal yang diikuti oleh 60 peserta.
Dari rangkaian tahap tersebut, ia berhasil terpilih menjadi finalis Mekhanai Pariwisata Kota Bandar Lampung tahun 2026.
Dalam ajang unjuk bakat, Nasel tampil dengan menunjukkan kemampuannya bermain basket.
Ia memadukan teknik dribel yang lincah dan atraktif sebagai bentuk ekspresi diri di atas panggung.
Penampilan ini menjadi salah satu daya tarik yang mencerminkan keunikan dirinya dibandingkan peserta lain.
“Di talent show, saya menampilkan kemampuan bermain basket. Saya ingin menunjukkan bahwa bakat tidak harus selalu di bidang seni atau fashion, tetapi juga bisa dari olahraga,” jelasnya.
Salah satu alasan kenapa dirinya memilih menunjukkan bakatnya bermain basket karena dirinya banting stir dari seorang pemain basket ke ajang pagent.
Ia mengatakan bahwa raihan prestasinya itu berdasarkan proses penilaian dalam kompetisi ini dilakukan melalui kombinasi voting publik dan penilaian dewan juri.
Sistem tersebut memberikan kesempatan yang adil bagi setiap peserta untuk menunjukkan kualitas diri, baik dari segi kemampuan, kepribadian, maupun dukungan masyarakat.
Selama mengikuti karantina, Nasel juga mendapatkan banyak pengalaman baru, mulai dari pelatihan etika, public speaking, hingga pembentukan karakter sebagai duta wisata.
Ia mengaku setelah mengikuti ajang ini mengalami perubahan besar, terutama dalam hal kepercayaan diri, cara berpenampilan, serta sikap dalam berinteraksi dengan orang lain.
“Saya jadi lebih memahami bagaimana bersikap, berbicara, dan membawa diri sebagai seorang perwakilan daerah. Ini pengalaman yang sangat berharga,” katanya.
Sebagai bagian dari Mekhanai Pariwisata 2026, Nasel berkomitmen untuk turut mempromosikan potensi wisata Kota Bandar Lampung agar semakin dikenal luas.
Ia berharap sektor pariwisata daerahnya dapat terus berkembang dan menjadi rujukan bagi daerah lain.
“Saya ingin ikut berkontribusi memperkenalkan wisata Bandar Lampung agar lebih maju dan dikenal. Harapannya, pariwisata di sini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ungkapnya.
Di akhir wawancara, Nasel juga memberikan pesan inspiratif bagi generasi muda agar tidak ragu mengembangkan potensi diri.
“Jangan takut mencoba dan jangan fokus pada kekurangan. Setiap orang punya nilai dan kelebihan masing-masing. Percaya diri adalah kunci untuk berkembang,” pesannya.
(Tribunlampung.co.id/ Bintang Puji Anggraini)