TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dimanfaatkan Satpolairud Polres Penajam Paser Utara (PPU) untuk melakukan aksi sosial bersama masyarakat pesisir di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Melalui kegiatan gotong royong, personel kepolisian bersama warga memperbaiki jembatan nelayan di kawasan Kayu Api, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (29/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 Wita tersebut dipimpin langsung Kanit Gakkum Satpolairud Polres PPU IPDA Suharyoso, S.H bersama Kanit Patroli IPDA Ketut serta melibatkan personel Satpolairud dan masyarakat setempat.
Perbaikan difokuskan pada jembatan nelayan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan keselamatan warga, khususnya para nelayan yang setiap hari melintasi akses tersebut untuk beraktivitas.
Baca juga: Pandangan Komisi IV DPRD Kaltim soal Aksi May Day 2025, Titik Balik Kesejahteraan Buruh
Dalam suasana penuh kebersamaan, personel kepolisian dan warga tampak bahu-membahu memperbaiki sejumlah bagian jembatan dengan menggunakan material dan peralatan yang telah disiapkan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan mendapat sambutan positif dari masyarakat pesisir.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kasat Polairud AKP Abiyantoro menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga pesisir.
“Melalui momentum May Day ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat melalui kegiatan sosial dan gotong royong. Perbaikan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan meningkatkan keselamatan warga dalam beraktivitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, jembatan nelayan memiliki peran penting sebagai akses utama masyarakat pesisir sehingga keberadaannya harus dijaga bersama demi mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat sinergitas antara Polri dan masyarakat. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dijaga dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis,” tambahnya.
Dari hasil kegiatan tersebut, jembatan nelayan di kawasan Kayu Api kini telah berhasil diperbaiki dan kembali dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.
Warga pesisir pun mengapresiasi kepedulian Satpolairud Polres PPU yang dinilai selalu hadir membantu masyarakat, khususnya dalam mendukung fasilitas umum yang digunakan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar dengan mengusung semangat “May Day Satpolairud Peduli” serta “Satpolairud Presisi” sebagai wujud pengabdian Polri kepada masyarakat pesisir Kabupaten Penajam Paser Utara.
(*)