Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, mengajak Pemerintah Arab Saudi melalui duta besar negara tersebut, Faisal Abdullah Al Amoudi, untuk ikut membantu pemulihan Tanah Rencong pascadilanda musibah banjir dan tanah longsor pada akhir November 2025 lalu.
Ajakan tersebut disampaikan Mualem saat beraudiensi dengan Dubes Faisal Abdullah di Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026).
“Beliau (Mualem) mengundang investor Arab Saudi untuk berinvestasi di Aceh. Banyak peluang usaha di Aceh,” kata Mualem, melalui Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, Rabu (29/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, kata Nurlis, Mualem juga menyampaikan apresiasi kepada Duta Besar Arab Saudi, Faisal Abdullah Al Amoudi, atas program pembangunan Lembaga Ilmu Pendidikan Islam dan Bahasa Arab (LIPIA) Universitas Imam Muhammad bin Saud Cabang Riyadh di Banda Aceh.
Baca juga: Pemimpin Teluk Kumpul di Arab Saudi, Susun Strategi Hadapi Serangan Iran
“Kita perlu berterima kasih, Arab Saudi ikut mengambil peran memperkaya dunia pendidikan Aceh,” katanya.
LIPIA Banda Aceh adalah kampus ke dua di Indonesia. Pemerintah Arab Saudi memilih Aceh untuk pembangunan LPIA sebagai bentuk perhatian Arab Saudi untuk mengembangkan pendidikan di Aceh.
“Program ini diinisiasi oleh Mualem sejak beliau menjabat Wagub Aceh pada 2012 – 2017,” ujar Nurlis.
Saat itu, Mualem beberapa kali berkunjung ke Arab Saudi dan bertemu dengan Imam Masjidil Haram serta beberapa pejabat Arab Saudi di Makkah. Kemudian berlanjut pada kunjungan balasan Duta Besar Arab Saudi pada 2015 dan 2016.
Berikutnya diikuti dengan kunjungan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi ke Aceh didampingi duta besar Arab Saudi pada tahun 2017.
Lebih lanjut, Nurlis menjelaskan, bahwa secara khusus Mualem juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Khadimul Haramain (pelayan dua tanah suci) Raja Salman bin Abdul Aziz dan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman.
“Beliau telah memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji dari seluruh dunia khususnya kepada jamaah haji Indonesia dan Aceh,” ungkapnya.
Diketahui, pada kunjungan itu, Mualem didampingi staf khusus HM Fauzan Kamil, Suraiya IT, Teuku Irsyadi, dan Kepala Kantor Penghubung Aceh di Jakarta Said Marzuki.