Cegah PMK dan Jembrana, DKPP Kota Bengkulu Gencarkan Vaksinasi Ternak
Hendrik Budiman April 29, 2026 08:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu menggencarkan vaksinasi terhadap hewan ternak guna mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) serta Jembrana.

Sebanyak 500 dosis vaksin PMK dan 300 dosis vaksin Jembrana disiapkan untuk sapi dan kerbau milik masyarakat. 

“Vaksin ini kami siapkan sebagai langkah pencegahan dini agar penyebaran penyakit dapat ditekan dan tidak meluas,” ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bengkulu, dr. Henny Kusuma Dewi, Rabu (29/4/2026).

Keterangannnya ke TribunBengkulu.com, DKPP Kota Bengkulu terus berupaya melindungi hewan ternak masyarakat dari ancaman wabah penyakit yang dapat berdampak besar terhadap sektor peternakan.

Langkah ini dinilai penting mengingat penyakit PMK dan Jembrana merupakan penyakit menular yang berpotensi menyebabkan penurunan produktivitas hingga kematian pada ternak.

Petugas pun menurunkan tim vaksinator yang langsung menyisir kandang-kandang milik warga di sejumlah wilayah Kota Bengkulu.

Baca juga: Pemkot Bengkulu Pastikan Plt Lurah Malabero Sudah Ditunjuk, Siap Tuntaskan Persoalan Warga

Sebanyak 500 dosis vaksin PMK dialokasikan untuk sapi dan kerbau, sementara 300 dosis vaksin Jembrana difokuskan pada sapi Bali yang diketahui lebih rentan terhadap serangan virus tersebut.

Selain pemberian vaksin, petugas juga menyuntikkan vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh hewan ternak agar tetap sehat.

Imbauan untuk Peternak

DKPP Kota Bengkulu juga mengimbau para peternak untuk berperan aktif dalam menjaga kesehatan hewan ternak mereka.

“Selain vaksinasi, peternak kami minta rutin menjaga kebersihan kandang, memastikan pakan ternak berkualitas, serta segera melaporkan jika ditemukan gejala klinis seperti demam, lepuh di mulut atau kuku,” kata Henny.

Dengan langkah proaktif ini, pemerintah berharap Kota Bengkulu tetap berada dalam kondisi aman dan terbebas dari ancaman wabah penyakit ternak menular.

"Upaya ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi peternakan serta mendukung ketahanan pangan daerah," tutupnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.