SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Harapan untuk meniti karier di luar negeri mulai terbuka lebar bagi 66 pemuda asal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan wilayah sekitarnya di Sumatera Selatan. Mereka resmi mengikuti Pelatihan Daerah (Pelatda) Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Angkatan 2026/2027 yang dipusatkan di Gedung Diklat Kecamatan Teluk Gelam, Rabu (29/4/2026) sore.
Selama 60 hari ke depan, terhitung mulai 23 April hingga 23 Juni 2026, para peserta akan menjalani karantina fisik dan mental yang ketat.
Pelatihan ini dirancang sebagai "kawah candradimuka" untuk menyaring bibit unggul sebelum dikirim ke seleksi tingkat nasional.
Wakil Bupati OKI, Supriyanto, dalam sambutannya mengingatkan para peserta bahwa mereka membawa misi besar sebagai representasi bangsa.
Ia menekankan bahwa kedisiplinan dan sikap selama masa karantina adalah poin penilaian yang sangat krusial di samping kemampuan teknis.
"Jaga nama baik keluarga, kabupaten, dan provinsi. Ingat, di pundak kalian tersemat nama baik Indonesia (NKRI). Manfaatkan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh karena dari sini akan terlihat siapa yang benar-benar siap melangkah ke tahap internasional," tegas Supriyanto.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) OKI, Antonio Romadhon, menambahkan bahwa kurikulum pelatihan meliputi penguatan fisik, penguasaan dasar bahasa Jepang, pemahaman budaya kerja, serta pembentukan etos kerja tinggi.
"Program magang ke Jepang selalu menjadi primadona. Ini bukan hanya jalur menyiapkan tenaga kerja terampil, tetapi juga gerbang bagi generasi muda daerah untuk mengubah nasib sekaligus menyumbang devisa negara," jelas Antonio.
Baca juga: Breaking News : Crazy Rich OKI Sutarnedi Divonis 5 Tahun Penjara, Rumah dan Perhiasan Dikembalikan