- Militer Israel (IDF) merilis rekaman video yang memperlihatkan jaringan terowongan bawah tanah luas milik Hizbullah di Lebanon Selatan pada Selasa (28/4/2026).
Pihak Israel mengklaim telah menemukan dan menghancurkan infrastruktur strategis tersebut. Berdasarkan keterangan IDF, terowongan ini terletak sekitar 10 kilometer dari komunitas warga di Israel Utara dan diperkirakan telah dibangun selama kurun waktu satu dekade terakhir.
Jaringan bawah tanah tersebut diduga dibangun dengan dukungan dana dari Iran. Fasilitas ini dirancang sedemikian rupa untuk menjadi tempat tinggal bagi pasukan Hizbullah dalam jangka waktu yang lama, lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung di dalamnya.
Penemuan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah perbatasan antara Israel dan Lebanon. IDF menegaskan akan terus melakukan operasi pembersihan guna memastikan tidak ada lagi infrastruktur tersembunyi yang dapat mengancam keamanan wilayah utara Israel.