TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemandangan berbeda tampak di ruang terbuka hijau Grojogan Tanjung Winongo, Patangpuluhan, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Selasa (28/4/2026) sore.
Jika biasanya prosesi pelantikan pejabat dilakukan di Balai Kota, kali ini Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, memilih bantaran Sungai Winongo sebagai lokasi pengambilan sumpah jabatan para abdi negara.
Sebanyak 106 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta resmi dilantik, rinciannya terdiri dari 77 pejabat administrator dan pengawas, serta 3 Kepala Puskesmas.
Selain itu, jajaran direksi dan dewan komisaris BUMD juga turut dikukuhkan, termasuk Direktur PD Jogjatama Visesha, Hariyono, serta Dewan Komisaris Bank Jogja, Raden Roro Andarini.
Pemilihan lokasi di pinggir sungai bukan tanpa alasan, di mana Hasto hendak mendekatkan para pejabatnya dengan realita lingkungan dan kondisi sosial masyarakat secara langsung.
"Saya ingin mengajak PNS, pejabat ini pro environment, pro kepada lingkungan. Dan juga saya ingin mereka pro poor, pro kepada kemiskinan," katanya.
Ia menyentil bahwa masih banyak ASN yang sudah lama bertugas di kota tetapi jarang menyentuh lapangan, apalagi melihat kondisi kekumuhan di bantaran sungai seperti Code maupun Winongo.
Melalui pelantikan ini, Hasto berharap muncul semangat pro environment dan pro poor, supaya program lainnya seperti penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi mengikuti secara otomatis.
"Tugas kita adalah untuk melayani mereka (masyarakat) semua. Jangan sampai nanti sudah dilantik di sini, besok sudah lupa tidak mau lagi datang ke tempat-tempat seperti ini. Oleh karena itu, saya minta untuk benar-benar menjaga amanah integritas, kejujuran, dan profesionalitas dalam bekerja," katanya.
Baca juga: Bangunan Little Aresha Daycare Jadi Sasaran Vandalisme, Hasto Wardoyo Minta Warga Menahan Diri
Sebagai simbol syukur dan kepedulian terhadap ekosistem, selepas prosesi pelantikan, para pejabat tersebut bersama-sama menebar sekitar 1.600 ekor ikan jenis nilem ke aliran Sungai Winongo.
Hasto juga mengajak para bawahannya untuk terus memupuk jiwa kedermawanan dan gotong royong dalam menyelesaikan masalah kemiskinan di Kota Pelajar.
"Mau bersyukur beli ikan meskipun nggak seberapa, dilepas untuk cinta kepada lingkungan. Mungkin suatu saat bisa bersama-sama gotong royong bedah rumah warga yang miskin. Suatu saat nanti kita bersih-bersih sungai bareng-bareng," tutur Wali Kota.
Sementara, Raden Roro Andarini, yang dikukuhkan sebagai Dewan Komisaris Bank Jogja menyambut baik prosesi pelantikan yang diadakan di bantaran kali.
Diakuinya, di antara ratusan ASN yang dilantik, dimungkinkan ada yang belum pernah datang ke tempat semacam ini, untuk melihat kondisi warga masyarakat.
"Ini sesuatu yang baru, yang berbeda dari biasanya. Untuk saya, ini melanjutkan langkah-langkah Pak Wali yang selama ini memang dekat dengan masyarakat, dekat dengan lingkungan, di mana kita para ASN ini juga diminta untuk lebih peduli," ucapnya. (*)