TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rien Wartia Trigina alias Erin, eks istri Andre Taulany berhadapan dengan kasus hukum. Ia dilaporkan karena dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART).
Kabar dilaporkannya Erin ini viral di media sosial threads sehingga menjadi sorotan publik.
Baca juga: Fakta Lain Perceraian dengan Erin, Andre Taulany Ungkap Dukungan Penuh 3 Anaknya untuk Segera Pisah
Adalah akun threads niadamanik7 yang mengunggah kisah jika seorang wanita yang diduga dalah ART Erin setelah mendapatkan perlakukan kekerasan.
Dalam unggahannya, sang pemilik akun menyebut jika terduga korban ini adalah temannya yang kerap mengunggah konten di medsos.
"Assalamualaikum, selamat pagi semuanya. Tolong bantu up teman teman ini terjadi peganiayaan,di rumah erin mantan istri andre taulani,,pelaku penganiayaan mantan istri andre taulaniyg bernama erin,kebetulan teman kita ngonten juga ini," tulis akun ini.
Masih dalam unggahannya, disebutkan jika Erin diduga melakukan penganiayaan hingga menahan gaji yang menjadi hak pekerja.
"Hp nya dibanting, bajunya msih di tahan,gajinya msih di tahan," lanjutnya.
Tak sekadar menuliskan dugaan penganiayaan, si pemilik akun juga memajang foto terduga korban penganiayaan Erin.
Korban disebutkan sudah melapor polisi.
Foto beredar sang korban sedang ada di kantor Polisi.
"Sekarang dia lagi melapor ke polres, tolong dia ya pak polisi," tulis keterangan dalam unggahan itu.
Tak sekadar lapor menurut pengakuan ART, sudah ada bukti-bukti terkait tindakan intimidasi dan kekerasan yang dilakukan Erin.
Sang pemilik akun meminta bantuan kepada pengguna media sosial agar memviralkan kasus ini karena laporan polisi dari ART itu terkesan terhenti tanpa kelanjutan.
Ia juga memajang foto Erin dan Andre Taulany dengan keterangan pernyataan Erin punya teman polisi.
"Apa ya wanita ini gak bisa disenggol hukum karena dia bilang polisi, pejabat semua temennya, dan dia orang hebat, sampai menganiaya pembantunya, mencekik, mengancam dengan pisau, menendang, memukul kepala ART-nya, menahan gajinya, menghancurkan hp ART-nya...," lanjut unggahan tersebut.
Oleh sebab itu, sang pemilik akun ingin kasus ini menjadi viral agar pihak kepolisian mau mengurus dan melanjutkan laporan yang dilayangkan oleh ART tersebut.
"Apa ya hukum di negeri kita selemah itu? Aku rasa tidak, karena aku tahu didampingi polisi untuk melapor ke polres. Semoga pak polisi kita benar-benar memberi efek jera pada orang-orang yang merasa kebal hukum di negeri ini," tambahnya.
Erin disebut membantah tuduhan dugaan penganiayaan yang dilayangkan kepadanya.
Ia mengaku telah mengetahui laporan yang dibuat terhadap dirinya dan menegaskan memiliki bukti-bukti terkait persoalan tersebut.
Ia pun berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan balik pihak yang menudingnya melakukan kekerasan.
"Saya sudah mengetahui apa yang dilaporkan. Saya punya bukti-bukti semuanya," kata Rien dalam keterangan yang diunggah instagram Lambe Turah, Rabu (29/4/2026).
Rien menegaskan dirinya tidak melakukan tindakan seperti yang dituduhkan. Karena itu, ia mengaku percaya diri untuk menghadapi proses hukum yang berjalan.
"Saya sangat membantah dan saya akan melaporkan balik pihak yang memfitnah saya," ujarnya.
Netizen yang membaca unggahan dugaan penganiayaan ART Erin pun bereaksi.
Ingatan warganet kembali pada perceraian Andre Taulany dan Erin.
Perlakuan Erin yang temperamen dan melakukan kekerasan pada pekerjanya.
Dalam dokumen perceraian yang sempat viral, muncul klaim bahwa Erin sering bersikap kasar, memaki, hingga melakukan kekerasan fisik terhadap karyawan rumah tangga seperti ART, supir, dan satpam
"Di dokumen perceraian kan ada isinya andre cerita kalo Erin sama pembantu suka KDRT, baju⊃2; ART dibakar, satpam ditampar'in," komen satu netizen.
"Andre gugat cerai itu jg karena sudah di titik capek, kesabarannya sudah habis," sahut warganet lain.
Diketahui, Andre Taulany dan Erin resmi bercerai setelah Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan permohonan cerai talak pada 11 November 2025.
Gugatan cerai diajukan karena ketidakcocokan yang sudah berlangsung lama, bukan karena perselingkuhan.
Proses perceraian ini sempat melalui beberapa kali penolakan gugatan sebelum akhirnya diputus resmi.
Penganiayaan ART Erin ini pun diasumsikan netizen jika keputusan Andre Taulany cerai karena sikap Erin.
Lantas, sampai mana proses laporan ART Erin?
Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan terkait laporan terhadap mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia Trigina alias Erin atas kasus dugaan penganiayaan terhadap ART.
Polisi menjelaskan jika Erin dilaporkan oleh korban yang merupakan wanita berinisial H.
Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/1680/IV/2026/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan tertanggal 29 April 2026.
"Bahwa benar telah datang ke SPKT Polres Metro Jakarta Selatan seorang perempuan berinisial H, yang menurut pengakuannya mengalami kekerasan fisik," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi , Rabu (29/4/2026).
Dalam laporannya, korban mengaku dugaan penganiayaan yang dialaminya terjadi pada Selasa (28/4/2026) di Jalan Bunga Mayang 8, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Meski demikian, Joko belum menjelaskan secara detail kronologi dugaan penganiayaan yang dilakukan Erin.
Menurut dia, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan masih mendalami laporan tersebut.
"Ini kan LP baru kita terima. Kemudian setelah diterima kan tentunya didisposisi nanti unit mana yang menangani, kemudian baru didalami terkait dugaan-dugaan penganiayaan dimaksud. Nanti perkembangannya kita sampaikan kembali," ujar Joko.
(Tribunnews.com/Fauzi/TribunJakarta)