Alasan UEA Keluar dari OPEC di Tengah Konflik Timur Tengah, Target Produksi 5 Juta Barel per Hari
Tribun-video April 30, 2026 10:57 AM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM- Dilaporkan Uni Emirat Arab (UEA) memutuskan keluar dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mulai Jumat (1/5/2026). Keputusan ini langsung mengguncang peta kekuatan pasar minyak global dan berpotensi melemahkan dominasi Arab Saudi.Menteri Energi UEA Suhail Mohamed al-Mazrouei mengungkapkan alasan UEA keluar dari OPEC. Menurutnya, langkah ini dilakukan sebagai bagian dari visi strategis jangka panjang. Yakni, UEA ingin fokus pada kepentingan nasional dan meningkatkan kapasitas produksi secara mandiri. Negara itu menargetkan kapasitas produksi hingga 5 juta barel per hari pada 2027.Sebagai informasi, ketegangan soal kuota produksi sudah lama membayangi hubungan UEA dengan OPEC.Diketahui, UEA beberapa kali menilai formula pembagian kuota produksi di OPEC tidak menguntungkan mereka.Hal ini mengingat, Abu Dhabi telah menginvestasikan dana besar untuk meningkatkan kapasitas produksi minyaknya.Bahkan, UEA sempat berselisih dengan Arab Saudi terkait kebijakan pemangkasan produksi minyak OPEC pada 2021. Terkini, di tengah ketidakpastian pasokan energi global dan konflik kawasan Timur Tengah, UEA memilih jalur independen di luar OPEC.Namun, keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat UEA adalah produsen minyak terbesar keempat dalam organisasi itu. (Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di aljazeera.com dengan judul Apa itu OPEC dan OPEC+, dan mengapa UEA keluar?https://www.aljazeera.com/news/2026/4/28/what-are-opec-and-opec-and-why-has-the-uae-quitProgram: Tribunnews UpdateHost: Adila Ulfa Muna RisnaEditor Video: Valencia FridaUploader: Tri Hantoro Sumber: Viory#viory
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.