TRIBUNPEKANBARU.COM,KUANSING - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby melepas keberangkatan 185 jemaah haji Kuansing di Embarkasi Haji Batam, Kamis (30/4/2026) pagi.
Pelepasan tersebut berlangsung di Aula Arafah II Asrama Haji Batam.
Jemaah haji Kuansing tergabung dalam Kloter VIII bersama jemaah haji asal Rohul.
"Tadi pelepasannya bersamaan dengan Bupati Rohul, pak Anton,” ujarnya.
Ia mengatakan, momen keberangkatan ini merupakan jawaban dari penantian panjang para jamaah untuk memenuhi panggilan Allah ke Tanah Suci.
Ia mengatakan, kondisi jemaah haji Kuansing pun terlihat sehat dan bugar.
Ia berharap seluruh jamaah haji Kabupaten Kuansing senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta mampu menjalankan ibadah dengan khusyuk hingga kembali ke tanah air.
Baca juga: Enam Kandidat Berebut Kursi Strategis BUMD PT Riau Petroleum, Penentuan di Tangan Pemegang Saham
Baca juga: Terduga Rampok yang Tewaskan Nenek di Pekanbaru Sempat Mondar-mandir di Depan Rumah Korban
"Kami atas nama Pemkab Kuansing mendoakan seluruh jemaah agar diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, dan kembali ke tanah air dan menjadi haji yang mabrur," ujarnya.
Awalnya, jemaah haji Kuansing yang akan berangkat ke tanah suci sebanyak 186 orang.
Namun, seorang jemaah haji perempuan meninggal dunia usai pelepasan di Masjid Agung Raudha Selasa (28/4/2026) kemarin.
Jemaah haji bernama Ngadiyem binti Arjo (74) asal Desa Geringging Baru Kecamatan Sentajo Raya itu dinyatakan meninggal pada pukul 21.00 WIB setelah dirujuk RSUD Telukkuantan ke RS Hermina Pekanbaru.
Kepala Kantor Kemenhaj Kuansing, Armadis mengatakan, almarhumah sempat sesak nafas dan tak sadarkan diri di Masjid Agung Raudha Telukkuantan usai pelepasan berakhir.
"Mungkin almarhumah kelelahan dan memicu kambuhnya penyakit yang dideritanya, terlebih almarhumah telah lanjut usia," ujarnya.