Nenek 60 Tahun di Pekanbaru Dibunuh Perampok di Rumahnya, Pelaku Diduga 4 Orang, Harta Korban Raib
Eko Sutriyanto April 30, 2026 01:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU – Kasus pembunuhan disertai perampokan menggegerkan warga Rumbai, Kota Pekanbaru.

Seorang perempuan lanjut usia, Dimaris Isni Sitio (60), ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya di Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Rabu (29/4/2026).

Dimaris diduga menjadi korban aksi kekerasan yang dilakukan oleh komplotan pelaku. 

Selain menghilangkan nyawa korban, pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban.

Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir, Iptu Dodi Vivino, mengungkapkan bahwa dari hasil penyelidikan awal, terdapat beberapa barang yang hilang dari rumah korban.

“Ada beberapa barang yang hilang, di antaranya perhiasan, uang tunai dan handphone,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Baca juga: Demo Berakhir Ricuh, Kapolda Riau Copot 2 Pejabat Polsek di Pekanbaru

Ditemukan Suami, Rumah Sudah Berantakan

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh suami korban, Salmon Meha (66).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat itu, Salmon sempat mengajak istrinya keluar rumah untuk mengurus pajak kendaraan.

Namun korban memilih tetap tinggal di rumah seorang diri.

Sekitar pukul 11.00 WIB, Salmon kembali dan mendapati pintu rumah dalam keadaan terbuka.

Merasa curiga, ia langsung masuk dan menemukan kondisi rumah sudah berantakan.

Ia kemudian mencari keberadaan istrinya ke beberapa ruangan, mulai dari kamar hingga kamar mandi, namun tidak ditemukan.

Pencarian berlanjut hingga ke dapur.

Di lokasi tersebut, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban ditemukan tertelungkup dengan luka pada bagian wajah yang mengeluarkan darah.

Di sekitar lokasi juga terlihat banyak bercak darah yang mengindikasikan adanya kekerasan.

Pelaku Diduga 4 Orang, Terekam CCTV

Hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan bahwa pelaku berjumlah lebih dari satu orang.

Berdasarkan analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi, pelaku diperkirakan sekitar empat orang.

“Jumlah pelakunya sekitar 4 orang. Namun bisa saja lebih, karena ini masih hasil pendalaman sementara dari rekaman CCTV,” jelas Iptu Dodi.

Baca juga: Nenek di Subang Jadi Korban Pembunuhan dan Perampokan, Suami: Tangan dan Kaki Diikat, Sangat Kejam

Dari rekaman tersebut, para pelaku juga diketahui sempat mondar-mandir di depan rumah korban sebelum melancarkan aksinya.

“Mereka beberapa kali terlihat berhenti di depan rumah korban untuk memantau situasi,” tambahnya.

Identitas Dikantongi, Polisi Lakukan Pengejaran

Polisi memastikan bahwa identitas para terduga pelaku telah dikantongi.

Saat ini, tim masih melakukan pengembangan dan pengejaran untuk segera menangkap para pelaku.

“Untuk pelaku dari analisa CCTV sudah diketahui, saat ini sedang kami kembangkan guna dilakukan penangkapan,” tegas Dodi.

Polisi Olah TKP dan Selidiki Penyebab Kematian

Usai kejadian dilaporkan, tim identifikasi dari Polresta Pekanbaru langsung turun ke lokasi sekitar pukul 17.30 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk menjalani visum dan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.

Selain itu, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti serta memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi.

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif dan peran masing-masing pelaku dalam kasus pembunuhan dan perampokan tersebut.  (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.