TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelarian P (38), pelaku pembakar sopir angkot berinisial S (52) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu terhenti.
Pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian pada Selasa (28/4/2026) sekira pukul 01.40 WIB.
"Tim Opsnal Reskrim dan Narkoba Polsek Metro Tanah Abang berhasil mengamankan diduga pelaku pembakaran mobil angkot di Jalan KH Mas Mansyur," kata Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo saat dihubungi, Kamis (30/4/2026).
Dhimas mengatakan pelaku ditangkap di sebuah kamar indekos di Jalan Tomang Pulo, Palmerah, Jakarta Barat tanpa adanya perlawanan.
Ia mengatakan pelaku melarikan diri dan bersembunyi usai melakukan aksinya itu sehingga baru tertangkap tiga hari setelah peristiwa pembakaran tersebut terjadi.
Saat ini, pelaku tengah dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap motifnya.
"Kemudian diduga pelaku diamankan ke Polsek Metro Tanah Abang," tukasnya.
Sebelumnya, seorang sopir angkot berinisial S (52) yang mendapat luka bakar di tubuhnya akibat dibakar rekan seprofesinya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (25/4/2026) sekira pukul 09.00 WIB.
"Korban S menderita luka bakar pada punggung, bokong sisi kiri dan tangan sisi kiri," kata Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo dalam keterangannya, Sabtu.
Dari penyelidikan diketahui pelaku berinisial P (38) nekat membakar korban lantaran sempat terlibat cekcok.
Awalnya, korban tengah menunggu antrean untuk mengangkut penumpang atau yang biasa disebut ngetem. Lalu, muncul angkot korban menyelak antrean tersebut.
"Tidak terima ditegur pelaku langsung melanjutkan jalan mobilnya memutar lewat GG. Awaludin, kembali lagi di Jalan KH. Mas Mansyur behenti di sisi kanan korban," ujarnya.
Saat itu, pelaku pun membuka pintu angkot korban dan menyiramkan ke tubuh korban. Kemudian, pelaku menyulutnya dengan korek hingga muncul api.
"Menyebabkan kebakaran terhadap tubuh korban dan Angkot," ungkapnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait hal tersebut. Sementara, korban pun langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.