Berita Persebaya Hari Ini, Bantai Arema 0-4 Kemenangan Bajol Ijo Murni Mentalitas
Wiwit Purwanto April 30, 2026 03:32 PM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares ogah mengakui kemenangan 0-4 dari Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa (28/4/2026) kemarin, karena venue pertandingan tidak di Malang.

Ia sangat yakin, dimanapun bermain, mentalitas timnya tetap sama.

Awalnya, laga pekan ke-30 Super League 2025/2026 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang home base utama Arema FC.

Namun, karena mendapat penolakan banyak pihak, akhirnya venue dipindah ke Bali tanpa kehadiran suporter.

Situasi yang menguntungkan Persebaya.

Baca juga: Tampil Impresif Jefferson Silva Cetak Gol Perdana Untuk Persebaya, Akui Syarat Makna

"Ketika pertandingan dimulai, semua pemain dan seluruh tim fokus. Dan melupakan apa yang terjadi di luar lapangan," kata Bernardo Tavares secara tegas.

"Karena mentalitas dan sikap para pemain tetap sama, fokus memenangkan pertandingan," tambahnya.

Untuk itu, pelatih asal Portugal tersebut tidak mau menjadikan perpindahan venue jadi faktor utama timnya meraih kemenangan dengan skor besar. Namun, murni karena mentalitas tim.

"Mereka tahu arti bermain melawan Arema. Variabilitas antara kedua klub sangat besar," kata Bernardo Tavares.

"Dan latihan terakhir yang kami lakukan di Surabaya, para pendukung menunjukkan hal ini kepada para pemain," tambahnya.

Catatan Clean Sheet Arema FC jadi Tantangan

Pelatih berusia 45 tahun itu menyadari bahwa kemenangan ini didapat tidak mudah.

Baca juga: Persebaya Kalahkan Arema FC Bukan karena Main di Bali, Bernardo Tavares Tunjukkan Cara Jebol 4 Gol

Arema FC sedang dalam performa positif, empat laga terakhir tidak pernah tersentuh kekalahan, tiga diantaranya catatkan clean sheet. 

Termasuk menahan imbang 0-0 pemuncak klasemen sementara, Persib di laga terakhir.

Namun, di laga ini, Arema FC dibuat tidak berdaya.

Gawang Arema FC diberondong empat gol yang dicetak oleh Francisco Rivera menit 49, 81, Jefferson Silva menit 75, dan gol Mikael Tata menit 86.

"Tidak mudah mencetak empat gol melawan Arema. Sudah terlalu lama mereka tidak kebobolan satu gol pun," kata Bernardo Tavares.

"Dan kami mencetak empat gol. Berarti tim saya telah bekerja keras. Sikap yang mereka tunjukkan memberikan banyak solusi bagi para pemain yang menguasai bola," terangnya.

Persebaya Kalah Statistik

Meski menang besar, secara statistik permainan Persebaya justru kalah dari Arema FC.

Penguasaan bola Persebaya hanya 39 persen.

Menciptakan 4 kreasi peluang, berbanding 10 kreasi peluang yang diciptakan Arema FC.

Namun, Persebaya bermain efektif, dari total 9 tendangan yang dilepaskan, 7 diantaranya mengarah ke gawang Arema FC dan tercipta 4 gol.

"Para pemain melakukan pekerjaan yang baik. Jadi terima kasih kepada para pemain, terima kasih juga pada Bonek dan Bonita yang memberi dukungan dari Surabaya," pungkas Bernardo Tavares.

Sulitnya kemenangan yang didapat atas Arema FC juga disampaikan pemain Persebaya, Mikael Tata.

"Kami berhasil mencetak gol melawan Arema, ini tidak mudah. Tapi ini semua hasil kerja keras pelatih, ofisial dan seluruh tim. Dan tentunya dukungan dari Bonek dan Bonita di Surabaya," kata Mikael Tata .

Mikael Tata tampil sebagai bintang tak terduga saat Persebaya Surabaya melumat rival abadi mereka, Arema FC, dengan skor telak 4-0 pada laga pekan ke-30 Super League 2025/2026.

Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Selasa (28/4/2026), pemain berusia 21 tahun ini membuktikan tajinya meski dimainkan di luar posisi aslinya oleh pelatih Bernardo Tavares.

Masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-60 untuk menggantikan Riyan, Tata hanya butuh waktu singkat untuk memberikan dampak instan bagi Arema FC. 

Ia sukses menyumbangkan satu assist krusial dan satu gol penutup pada menit ke-86 yang mengunci kemenangan telak Bajul Ijo.

Profesionalisme di Hadapan Sang Mantan

Gol ini terasa sangat spesial, sekaligus emosional bagi Mikael Tata. Pasalnya, gawang yang ia bobol adalah milik Arema FC, klub yang pernah ia bela pada musim 2023/2024 silam.

Meski mencetak gol perdana musim ini ke gawang mantan timnya, Tata tetap bersikap tenang dan menunjukkan integritas tinggi sebagai pemain profesional.

"Cetak gol ke gawang mantan tidak ada bedanya bagi saya. Saya hanya seorang profesional dan bermain sepenuhnya untuk Persebaya. Saya akan selalu melakukan yang terbaik untuk lambang di dada," tegas Mikael Tata usai pertandingan.

Sikap tersebut, menuai pujian karena menunjukkan kedewasaan pemain muda di tengah tensi tinggi Derby Jawa Timur.

Eksperimen Cerdas Bernardo Tavares

Menariknya, dalam laga ini Mikael Tata tidak dimainkan sebagai bek sayap kiri yang merupakan posisi aslinya. Pelatih Bernardo Tavares menempatkannya sebagai pemain sayap kiri murni (winger) untuk mengeksploitasi kecepatan di lini pertahanan Arema yang mulai kelelahan.

Selama ini, Tata memang cukup kesulitan menembus skuat utama karena harus bersaing ketat dengan pemain asing, Jefferson, di pos bek kiri. 

Namun, Tavares melihat potensi lain dari pemain muda ini berdasarkan performa impresifnya di sesi latihan tim.

Statistik Impresif: Mikael Tata mencatatkan 1 gol dan 1 assist hanya dalam 30 menit bermain.

Efisiensi Taktik: Keberhasilan melakukan intersep di area pertahanan lawan menjadi kunci terciptanya gol terakhir.

Adaptasi Posisi: Transformasi dari bek menjadi winger menunjukkan versatility (kemampuan bermain di banyak posisi) yang tinggi.

Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, menyebut bahwa rotasi posisi ini bukanlah sebuah kebetulan.

"Pesan saya adalah semua latihan itu penting. Jika Tata menunjukkan dia layak bermain sebagai pemain sayap di latihan, maka ia akan bermain di sana. Tunjukkan kemampuan saat latihan, dan saya bisa menebak potensi terbaik kalian," ungkap Tavares kepada SURYA.co.id.

Peluang Menuju Skuat Utama Persebaya

Performa impresif ini, diprediksi akan mengubah peta persaingan di internal tim Bajul Ijo. Dengan kemampuan bermain di berbagai posisi, Mikael Tata kini menjadi opsi berharga bagi strategi Tavares menjelang akhir musim.

Bagi Bonek, kemenangan 4-0 ini bukan sekadar raihan tiga poin, melainkan bukti kedalaman skuat yang semakin matang.

Mikael Tata berharap, gol dan assist ini menjadi motivasi besar untuk terus belajar dan berkembang demi masa depan karirnya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.