Gempa Bumi Terkini di Jawa Barat M1,5 Guncang Bandung Kamis Siang Baru Saja
Dedy Herdiana April 30, 2026 03:35 PM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Terjadi gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Bandung pada Kamis (30/4/2026) siang baru saja.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Kamis siang mengguncang Bandung terjadi pada pukul 13.58  WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,5.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 8 Km Utara Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 5 Km, merupakan gempa dangkal.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.5, 30-Apr-2026 13:58:35 WIB, Lok: 6.77 LS - 107.53 BT, 8 km Utara KAB-BANDUNG, Kedlmn: 5 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Kamis (30/4/2026) siang.

Baca juga: 4 Gempa Bumi Terkini di Jabar Guncang Cimahi Bandung dan Sukabumi Rabu Dini Hari hingga Malam Ini

Sebelumnya, terjadi 4 kali gempa bumi di Jawa Barat mengguncang Sukabumi, Bandung dan Cimahi pada Rabu (29/4/2026) dini hari hingga malam ini.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Rabu malam mengguncang Cimahi terjadi pada pukul 21.49  WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,2.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 9 Km Timur Laut Kota Cimahi, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 14 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.2, 29-Apr-2026 21:49:26 WIB, Lok: 6.80 LS - 107.59 BT, 9 km Timur Laut KOTA-CIMAHI-JABAR, Kedlmn: 14 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Rabu (29/4/2026) malam.

Baca juga: Pangandaran Terancam Gempa Megathrust dan Tsunami, BPBD Gelar Mitigasi Bencana

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini pada Rabu malam mengguncang Bandung terjadi pada pukul 19.50  WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,3.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 11 Km Timur Laut Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 14 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.3, 29-Apr-2026 19:50:42 WIB, Lok: 6.76 LS - 107.56 BT, 11 km Timur Laut KAB-BANDUNG, Kedlmn: 14 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Rabu (29/4/2026) malam.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini pada Rabu subuh mengguncang Sukabumi terjadi pada pukul 04.40  WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,4.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 10 Km Tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 9 Km, merupakan gempa dangkal.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.4, 29-Apr-2026 04:40:28 WIB, Lok: 6.97 LS - 107.00 BT, 10 km Tenggara KOTA-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 9 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Rabu (29/4/2026) subuh.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini pada Rabu dini hari mengguncang Sukabumi terjadi pada pukul 02.02  WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,6.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 109 Km Selatan Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km, merupakan gempa dangkal.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:2.6, 29-Apr-2026 02:02:33 WIB, Lok: 7.89 LS - 107.01 BT, 109 km Selatan KOTA-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Rabu (29/4/2026) dini hari.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4.0 mengguncang laut selatan Kabupaten Tasikmalaya dini hari tadi. Pusat gempa berada di laut 90 km barat daya Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (28/4/2026) pukul 01.45 WIB. BMKG merilis Kedalaman gempa berada di 19 kilometer dan lokasi tepatnya 8,09 LS-107,74 BT.

Sebelumnya lagi, terjadi 4 kali gempa bumi beruntun di Jawa Barat mengguncang Bandung dan Cimahi pada Senin (27/4/2026) siang hingga sore ini.

Baca juga: Gempa 4.0 Guncang Laut Selatan Kabupaten Tasikmalaya Dini Hari Tadi

Baca juga: 4 Gempa Bumi Terkini Beruntun di Jawa Barat Guncang Bandung dan Cimahi, Cek Data BMKG

Skala Gempa 

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi.

1. Tetap tenang

Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!

Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.

Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.

Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.

Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.

Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.

Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan. 

4. Di kerumunan

Gempa bisa terjadi kapan saja.

JIka saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.

Untuk mengindari hal tersebut. kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

Jika gempa terjadi saat kamu sendang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.

Hidari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Di laut

Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.

Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.

Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.