Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemuda asal Maluku Barat Daya (MBD), Andre Berbiru, menyoroti kenaikan harga tiket pesawat rute regional yang mulai berlaku sejak April 2026 akibat kebijakan pemerintah pusat.
Andre, lulusan Hukum Unpatti, menilai kenaikan tarif penerbangan regional sebesar 9–13 % dipicu oleh lonjakan harga avtur akibat konflik Iran dan tekanan global.
Kebijakan tersebut berdampak pada seluruh maskapai yang melayani penerbangan perintis dan regional di Maluku, termasuk Trigana Air yang melayani rute Ambon-Moa dan Moa-Ambon.
Baca juga: KM. Sabuk Nusantara 106 Tabrak Pemukiman Warga Banda, Polisi Duga Akibat Kelalaian
Baca juga: Dituding Pemalsuan Dokumen Hingga Penggelapan, Jaqueline Sahetapy CS Dilaporkan ke Bareskrim Polri
Andre menjelaskan, tarif tiket Trigana Air untuk rute Moa-Ambon sebelumnya berada di angka Rp1.685.000, namun kini naik menjadi Rp1.879.000.
Sementara untuk rute Ambon-Moa, harga tiket sebelumnya Rp1.740.700 dan kini meningkat menjadi Rp1.935.000.
“Kenaikan harga tiket Trigana tidak terlepas dari kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan tarif tiket pesawat regional sebesar 9 sampai 13 persen,” kata Andre kepada TribunAmbon.com, Kamis (30/4/2026).
Meski terjadi kenaikan tarif, Andre menilai harga tiket Trigana masih lebih terjangkau dibanding maskapai lain yang melayani rute regional di Maluku.
Ia kemudian menyoroti kabar masuknya maskapai Wings Air yang disebut akan melayani rute Ambon-Moa dan Moa-Ambon.
Menurutnya, masyarakat perlu melihat perbandingan harga tiket Wings Air pada sejumlah rute regional lain yang sudah beroperasi di Maluku.
Andre mengaku telah membandingkan harga tiket yang dijual melalui platform pemesanan online Traveloka.
Dari hasil penelusuran tersebut, tiket Wings Air untuk rute Saumlaki-Ambon dan Ambon-Saumlaki pada penerbangan 30 April 2026 dijual sekitar Rp2.547.000.
Sementara tiket Wings Air untuk rute Dobo-Ambon dan Ambon-Dobo pada penerbangan 1 Mei 2026 mencapai sekitar Rp2.872.000 untuk perjalanan pulang pergi.
Menurut Andre, perbandingan itu menunjukkan harga tiket Wings Air lebih mahal dibanding Trigana Air yang saat ini melayani rute Ambon-Moa.
Karena itu, ia menyatakan penolakan terhadap rencana masuknya Wings Air pada rute penerbangan tersebut.
“Dengan komparasi harga tiket yang begitu mahal antara maskapai Wings Air dan Trigana, maka kami dengan tegas menolak Wings Air untuk melayani rute penerbangan Ambon-Moa dan sebaliknya,” tegasnya.
Andre berharap pemerintah daerah maupun otoritas penerbangan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan seperti Maluku Barat Daya sebelum membuka rute baru dengan tarif yang dinilai memberatkan warga.
Menurutnya, akses transportasi udara bagi masyarakat kepulauan bukan sekadar kebutuhan perjalanan, tetapi menjadi urat nadi mobilitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat di daerah terluar Maluku.(*)