Laporan Kontributor Ahmad Ripai TRIBUNCIREBON.COM- Empat pejabat eselon II di lingkungan Setda Kuningan resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang tidak biasa, yakni di kawasan wisata alam Cadas Poleng, yang merupakan gerbang pendakian Gunung Ciremai di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kamis (30/4/2026).
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, berdasarkan Keputusan Bupati Kuningan Nomor 562 Tahun 2026.
Sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Tatiek Ratna Mustika sebagai Kepala Dinas Sosial, Aries Susandi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Rangga Apriatna sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta H. Apip Ropi’i sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Baca juga: UPDATE Terbaru Harga Emas Antam di Cirebon dan Kuningan, Anjlok Lagi Jadi Segini
Bupati Dian menjelaskan bahwa pemilihan lokasi pelantikan di kawasan Cadas Poleng memiliki makna filosofis sebagai titik awal perjalanan menuju puncak Gunung Ciremai. Hal tersebut menggambarkan bahwa para pejabat yang baru dilantik akan menghadapi tantangan yang semakin berat ke depan.
“Lokasi ini menjadi simbol awal pendakian, artinya perjalanan para pejabat ke depan akan semakin menantang dan kompleks,” ujar Dian.
Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan.
Baca juga: UPDATE Terbaru Harga Emas Antam di Cirebon dan Kuningan, Anjlok Lagi Jadi Segini
“Jabatan bukanlah penghargaan, tetapi amanah yang menuntut kerja keras,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dian mengingatkan bahwa birokrasi saat ini harus mampu bergerak cepat, adaptif, serta memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari program yang dijalankan, tetapi dari dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ukuran keberhasilan bukan hanya program, tetapi sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya,” katanya.
Selain itu, para pejabat juga diminta untuk menghadirkan inovasi serta berani meninggalkan pola kerja lama yang tidak efektif. Evaluasi kinerja pun akan dilakukan secara berkala dengan indikator yang jelas.
Baca juga: UPDATE Terbaru Harga Emas Antam di Cirebon dan Kuningan, Anjlok Lagi Jadi Segini
“Disiplin, konsistensi, dan capaian nyata akan menjadi tolok ukur utama,” ungkapnya.
Bupati juga menekankan pentingnya keteladanan dalam kepemimpinan, di mana seorang pemimpin harus mampu menjadi contoh melalui tindakan, bukan hanya ucapan.
“Seorang pemimpin tidak hanya didengar, tetapi juga diteladani melalui sikap dan perbuatannya,” ujarnya.
Baca juga: UPDATE Terbaru Harga Emas Antam di Cirebon dan Kuningan, Anjlok Lagi Jadi Segini
Dalam kesempatan tersebut, selain pelantikan pejabat eselon II, juga dilakukan pengangkatan pejabat administrator dan pengawas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sesuai keputusan dari Kementerian Dalam Negeri.