TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebuah video yang memperlihatkan keributan antara sejumlah sopir truk dan petugas Dinas Perhubungan viral di media sosial pada Kamis (30/4/2026).
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah sopir mengerubungi petugas Dishub yang mengendarai sepeda motor di kawasan sekitar pintu Tol Pemulutan hingga terjadi cekcok mulut.
Keributan tersebut diduga dipicu aksi razia yang dilakukan petugas diduga tanpa izin dan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Sebuah mobil dump truck merah tampak mengalami ringsek di bagian depan setelah menabrak truk lain yang berhenti mendadak diduga karena dihentikan petugas.
Peristiwa itu disinyalir terjadi tidak jauh dari pintu keluar masuk Tol Pemulutan.
Dalam rekaman video, tampak sopir lain yang kesal kemudian mendatangi petugas Dishub dan meluapkan kemarahan mereka.
Para sopir juga memprotes razia yang disebut sering dilakukan di kawasan tersebut.
Keributan sempat membuat sepeda motor milik petugas terjatuh dan ditendang oleh salah seorang sopir.
Petugas Dishub kemudian terlihat kabur meninggalkan lokasi bersama rekan-rekannya.
Baca juga: Pemicu Tabrakan Beruntun Berujung Ribut Sopir Truk vs Petugas Dishub di Palembang, Disetop Mendadak
Baca juga: Keributan Sopir Truk vs Petugas Dishub di Palembang Viral, Diduga Gegara Razia, Ratu Dewa Bereaksi
Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub Palembang, Juliansyah memastikan petugas yang terekam video itu benar petugas Dinas Perhubungan Palembang namun dia mengatakan hanya oknum karena tidak ada surat tugas.
"Iya petugas kami (Dishub Palembang) cuma oknum tidak ada surat tugas kerjanya," ujar Juliansyah saat dikonfirmasi tribunsumsel.com, Kamis (30/4/2026).
Dikonfirmasi lebih lanjut kapan kejadian dan kronologis dan bagaimana tindak lanjut kasusnya, Juliansyah enggan memberi keterangan lebih lanjut.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, mengatakan kecelakaan itu melibatkan empat kendaraan yang terdiri dari dua truk roda 6, satu truk roda 10, dan sebuah pikap.
"Kecelakaan melibatkan mobil dump truck Nissan BG-8032-LQ dengan mobil truk Hino BG-8441-AUC dengan sebuah truk lain dan sebuah mobil pikap yang datang dari pintu Tol Keramasan hendak menuju ke arah Terminal Karya Jaya, Kota Palembang," ujar Hermanto saat dikonfirmasi.
Awalnya, petugas Dishub menyetop sebuah mobil pikap yang tidak diketahui nopolnya.
Karena diberhentikan secara mendadak, menyebabkan sopir mengerem mendadak pula.
Diduga hal tersebut yang menjadi pemicu tabrakan dan membuat sopir truk ribut dengan petugas Dishub di jalan.
"Menurut keterangan salah seorang sopir truk, mobil pikap disebut diberhentikan secara mendadak oleh petugas Dishub. Sehingga memicu pengereman mendadak kendaraan di belakangnya," tuturnya.
Tak ada yang luka akibat peristiwa tersebut, hanya menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Ia menambahkan, dalam olah TKP yang dilakukan pihaknya, hanya menemukan dua sopir truk di lokasi. Sedangkan petugas Dishub sudah tidak berada di lokasi.
"Petugas Dishub belum sempat dimintai keterangan karena sudah tidak di lokasi," katanya.
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com